0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Mahasiswa KKN Unisri kembali Gelar Pembinaan UKM

Mahasiswa KKN Unisri menggelar pembinaan UKM (dok.timlo.net/tyo eka)

Solo — Mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta kembali menggelar pembinaan dan permodalan Usaha Kecil Mikro (UKM) di Balai Desa Doplang, Karangpandan, Karanganyar. Kali ini menghadirkan Direktur Amalia Consulting Suharno dan Agus dari BRI Karangpandan.

“Program Pembinaan UKM dan permodalan merupakan salah satu agenda kegiatan KKN di kelompoknya,” ungkap Panitia Penyelenggara, Rizky Agustin kepada Timlo.net saat bertemu di Kampus Unisri, Solo, Sabtu (12/8).

Dipilihnya kegiatan ini, menurut Rizky, didasari masukkan dari perangkat desa dan tokoh masyarakat Desa Doplang. Potensi Usaha Kecil Mikro UKM di Desa Doplang, Karangpandan, Karanganyar cukup besar. Khususnya bidang home industry, seperti pembuatan tempe, keripik, sosis, roti dan sejenisnya. Namun agak sulit berkembang, karena terkendala tiga faktor utama, yakni permodalan, pemasaran dan SDM.

Direktur Amalia Consulting yang juga dosen FE Unisri, Suharno, memaparkan ada tiga syarat menjadi wirausaha sukses yaitu kerja keras, kerja cerdas dan kerja waras. “Kerja keras saja tidak cukup. Saat ini era persaingan yang sangat ketat dibarengi perkembangan Iptek yang pesat, akibatnya daur hidup produk sangat singkat. Maka bila tidak kreatif akan tersingkir dan tersungkur,” ungkapnya.

Disarankan, bila baru merintis usaha sebaiknya tidak mengakses permodalan dari perbankan lebih dulu. Namun menggunakan aset yang dimiliki secara optimal. “Bila sudah jelas prospek pasar barulah mencari tambahan modal kerja dari perbankan,” ujarnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge