0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Empat Napi Pindahan dari Boyolali Positif Narkoba

Wadir Reserse Narkoba Polda Jateng AKBP Rendra Radita Dewayana (tengah) memberikan keterangan pers usai Sidak di Lapas Kelas IIA Sragen (dok.timlo.net/agung widodo)

Sragen — Sebanyak empat narapidana (Napi) penghuni Lembaga Pemasyarakan (Lapas) Kelas IIA Sragen kedapatan positif menggunakan Narkoba. Ini terungkap setelah tim gabungan dari Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Tengah, Direktorat Reserse Narkoba Polda Jawa Tengah dan Polres Sragen menggelar inspeksi mendadak (Sidak) di Lapas tersebut.

“Yang positif ada empat orang, mereka adalah pindahan dari Boyolali. Semula ada tujuh Napi dan setelah dicek di awal masuk Lapas Sragen ada enam Napi positif Narkoba. Tapi ternyata setelah dicek saat ini tinggal empat Napi yang positif Narkoba,” kata Wakil Direktur (Wadir) Reserse Narkoba Polda Jateng, AKBP Rendra Radita Dewayana, di Sragen, Jumat (11/8).

Usai menggelar penggeledahan di Blok C, D dan F Lapas Sragen yang dihuni 110 narapidana Narkoba, AKBP Rendra Radita mengungkapkan, sebelumnya pihaknya memang telah mendapat informasi keempat Napi tersebut memang telah terindikasi memakai Narkoba.

Sementara sebanyak tiga Napi lainnya diindikasikan telah memakai Narkoba sejak masih ada di Lapas Boyolali. Sehingga ketika dilakukan tes urin lagi saat pemeriksaan di Lapas Sragen, hasilnya sudah samar. Barang haram itu diduga telah dikonsumsi beberapa hari sebelumnya.

Berdasarkan temuan tersebut, lanjut AKBP Rendra Radita, nantinya akan dilakukan penyelidikan lebih mendalam. Pihaknya bakal menggandeng Satres Narkoba Polres Sragen untuk melakukan penelusuran.

“Pastinya ada sanksi untuk mereka yang terbukti positif Narkoba,” pungkasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge