0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Bolehkah Anak-Anak Menonton Film Horor?

Dua anak menonton film horor. (Dok: Timlo.net/ rte.ie)

Timlo.net—Salah satu topik yang menjadi perdebatan di berbagai kalangan adalah apakah anak-anak kecil diperbolehkan menonton film horor? Ada beragam pendapat berbeda yang disampaikan para ahli. Dalam siaran radio “Ryan Tubridy Show”, Ryan membahas hal ini dengan salah seorang tamu, Dr. Sarah Cleary dari Trinity College di Dublin, Irlandia. Dr. Sarah beranggapan jika anak-anak bisa memisahkan fantasi dari kenyataan. Mereka bisa melihat film horor sebagai hiburan semata.

Sarah rupanya memiliki spesialisasi dalam genre horor, entah dalam film, teater atau sastra. Dia terutama meneliti bagaimana efek film horor terhadap anak-anak. “Seorang anak bisa duduk dan menonton the Lion King dan ketakutan. Dan seorang anak bisa duduk dan menonton Silence of the Lambs dan tertawa,” ujarnya.

Sebelum film horor ada, anak-anak sudah terlebih dulu terpapar dengan dongeng yang menyeramkan. Anak-anak di Eropa dan Amerika misalnya, sering membaca dan mendengar tentang dongeng-dongeng yang ditulis oleh the Grimm brothers. Dongeng itu diantara “The Snow White”, “Sleeping Beauty”, “Hansel and Gretel” bahkan “Cinderella”. Sekalipun kerap diadaptasi dalam film dan kartun, ternyata dongeng-dongeng populer itu sebenarnya merupakan dongeng horor. “Dongeng-dongeng itu gelap. Kematian dan pembunuhan ada di mana-mana,” terang Sarah.

Dia mengungkapkan kekuatirannya jika kita membesarkan sebuah generasi yang terlalu sensitif, yang terlalu terisolasi dari kenyataan hidup dan elemen-elemen gelap dari fantasi. “Salah satu hal yang diajarkan penelitian saya selama lima tahun terakhir adalah kita harus lebih berhati-hati dengan generalisasi. Ada anak-anak yang tidak suka film horor. Ada anak-anak yang sangat suka film horor. Anak-anak, seperti halnya orang dewasa, adalah penonton yang bisa membedakan,” ujarnya dilansir dari rte.ie.

Sementara itu menurut situs Common Sense Media, anak-anak di bawah usia 7 tahun tidak bisa membedakan antara realita dan imajinasi dengan mudah. Mereka akan dengan mudah menerima film yang mereka tonton sebagai kenyataan. Oleh karena itu, mereka sebaiknya jangan dibiarkan menonton film horor.

Anak-anak berusia 8 hingga 10 tahun mungkin suka dengan film horor. Tapi situs itu menyarankan untuk memilihkan film tanpa adegan kekerasan dan adegan berdarah-darah. Juga pilihlah film-film horor yang memiliki akhir yang bahagia.

Editor : Ranu Ario

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge