0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Langka, Gas Melon Ditambah 24.080 Tabung

Pangkalan Elpiji (Timlo.net - Agung)

Karanganyar — Kabupaten Karanganyar menerima jatah fakultatif elpiji tiga kilogram sebanyak 24.080 tabung pada Rabu (9/8). Jatah fakultatif ini untuk meredakan gejolak akibat kelangkaan barang bersubsidi itu.

“Surat dari Pemkab ke Pertamina langsung dijawab dengan penurunan jatah fakultatif  24.080 tabung gas melon. Pengurangan pasokan dalam sebulan terakhir memicu kelangkaan. Harus ada tambahan fakultatif seperti ini,” kata Kabag Perekonomian Setda Pemkab Karanganyar, Budi Supriyono kepada Timlo.net, Kamis (10/8).

Ia meminta 13 agen elpiji segera mengambilnya di depo kemudian menginformasikan ke 1.690 pangkalan supaya segera mengambilnya. Diharapkan, penyalurannya ke masyarakat tepat sasaran.

Penting diketahui, kelangkaan gas melon dalam beberapa pekan terakhir memicu perubahan pola konsumsinya. Masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) mengalami dampak paling kentara. Mereka harus mengeluarkan biaya ekstra untuk membeli gas melon karena harganya naik.

Selain itu, mereka juga mengeluarkan biaya tambahan untuk transportasi membeli gas melon. Di beberapa daerah terdampak, warganya terpaksa membeli ke luar kota lantaran stok habis.

Budi mengatakan, pengurangan pasokan gas melon di Karanganyar menjadi penyebab kelangkaan tersebut.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge