0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

40 Calhaj Ilegal Gagal Berangkat, Travel Kembalikan Uang Setoran

Ilustrasi (dok.merdeka.com)

Timlo.net — Imigrasi Kelas I Makassar berhasil menggagalkan 40 calon haji plus (calhaj) ilegal yang rencananya diterbangkan oleh Travel Maidah Wisata pada Rabu (9/8) kemarin. Pihak terkait langsung meminta pengelola travel untuk mengembalikan uang setoran milik calhaj.

Kepala Kanwil Kemenag Sulsel, Abdul Wahid Thahir mengatakan, pihaknya langsung melakukan tindakan usai mendapatkan laporan. Uang yang harus dikembalikan kepada calhaj sebesar Rp 4,3 Miliar. Pengembalin tersebut sudah dilakukan meski belum keseluruhan.

“Ada lima orang yang uangnya belum dikembalikan,” katanya di Makassar, Kamis (10/8).

Dia mengungkapkan, telah melaporkan kejadian ini kepada Kementerian Agama. Mengingat Travel Maidah Wisata ini hanya mengantongi ijin pemberangkatan umroh, bukan haji.

“Jadi soal jenis penindakannya, kita tunggu keputusan Kemenag pusat. Yang jelas setelah dipanggil dan diperiksa oleh pihak Imigrasi, kami akan melakukan juga pemanggilan malam ini atau besok terhadap pengelola travel Maida Wisata untuk lakukan pemeriksaan buat bahan awal dari investigasi pihak Ditjen PHU Kemenag pusat nanti,” tutur Abdul.

Sebelumnya, Pelaksana tugas Kepala Imigrasi Kelas I Makassar Andi Pallawarukka yang dikonfirmasi menjelaskan, calon haji ilegal itu berjumlah 40 orang. Rata-rata mereka orang asal Makassar meski berdomisili di kota lain seperti Balikpapan.

Keberadaan mereka di bandara pukul 14.00 WITA kemarin yang rencananya terbang dengan pesawat Silk Air, diketahui akan berhaji secara ilegal karena saat ditanya petugas, jawaban para jemaah ini berbeda-beda. Ada yang menyebut akan berhaji plus, ada juga yang mengatakan akan ziarah atau berziarah ke Tanah Suci.

“Dari jawaban berbeda-beda itulah, petugas imigrasi yang ada di bandara laporkan ke saya dan saya langsung perintahkan untuk segera didalami kasus itu,” kata Pallawarukka, Kamis (9/8).

Rencananya calon haji ini akan ke Tanah Suci dengan rute Singapura, Srilangka, Riyad dan Jeddah. Dana yang mereka setor ke pengelola travel Maidah Wisata itu variatif. Mulai dari Rp 100 juta hingga Rp 130 juta per orang.

[noe]

Sumber : merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge