0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

BPJS Ketenagakerjaan

25 % Perusahaan Tingkat Kepatuhannya Rendah

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Solo,  Suwilman Rachmat (dok.timlo.net/setyo pujis)

Solo — Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan mengimbau perusahaan untuk meningkatkan kepatuhan dalam memberikan jaminan kepada karyawannya. Pasalnya, hingga saat ini dari total perusahaan yang menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan dianggap masih cukup banyak yang dianggap kurang kooperatif.

“Kalau dipresentase tercatat ada sekitar 25 persen perusahaan di Soloraya yang masih belum tertib atau tingkat kepatuhannya rendah,” ujar Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Solo, Suwilman Rachmat kepada wartawan,Kamis (10/8).

Ia menyebut beberapa pelanggaran yang sering ditemukan antara lain, melakukan tunggakan iuran dan juga ada yang melaporkan upah karyawannya tidak sesuai fakta. Sehingga untuk menyikapai kondisi itu, pihaknya mengaku sudah melakukan berbagai strategi pengawasan dan penindakan, yaitu melalui koordinasi dengan Dinas Tenaga Kerja dan juga Kejaksaan setempat.

“Kita harapkan dengan adanya upaya ini perusahaan bisa meningkatkan kepatuhannya. Karena bagaimanapun juga perlindangan kepada karyawan adalah kewajiban yang diamanatkan oleh Undang-Undang,” jelasnya.

Sementara itu terkait dengan upaya penjaringan peserta baru, Suwilman mengatakan saat ini ada berbagai program terobosan yang dilakukan oleh BPJS Ketenagakerjaan. Seperti meluncurkan program desa sadar jaminan sosial ketenagakerjaan, pasar sadar jaminan sosial dan lainnya.

“Kita berharap dengan adanya program ini kesadaran masyarakat dan juga pelaku UMKM  semakin meningkat,” tandasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge