0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Serma Ocsan Joutje Paraisu, Prajurit Unggul Bermental Juara

Salam komando, Serma Ocsan (kanan) bersama Dandim 0728/ Wonogiri Letkol Inf Basuki Sepriyadi (dok.timlo.net/tarmuji)

Wonogiri — Prestasi prajurit TNI satu ini patut ditiru. Di sela-sela kesibukannya mengemban tugas negara, Serma Ocsan Joutje Paraisu, anggota Kodim 0728/ Wonogiri juga memilik prestasi cemerlang di bidang olahraga atletik, khususnya lari maraton. Bahkan, pekan lalu, bapak dua anak tersebut menyabet dua medali emas di ajang bergengsi kejuaraan 7th Indonesia Master Atletic Open Asia Tenggara di Bandung.

“Even itu digelar pada 5-6 Agustus kemarin diikuti lebih dari 500 peserta. Kita berangkat membawa nama Wonogiri. Tim maraton saya ada tiga orang, saya sendiri berhasil menyabet dua emas di kelas 400 meter dan 800 meter dan rekan saya menyabet satu emas dua perunggu, sedang satu atlet lagi tidak lolos. Tapi ketika perhitungan emas, kita mewakili Jawa Tengah dimana dalam kompetisi itu Jateng berhasil menggondol 34 emas,” ungkap  pria kelahiran 14 Oktober 1971 di Morotai, Maluku Utara ini saat ditemui Timlo.net di Makodim 0728/Wonogiri, Kamis (10/8).

Serma Ocsan mengaku jika kecintaannya di dunia atletik sudah ada sejak kecil. Bahkan, semasa di kampung halamannya, ia sudah banyak menyabet juara bahkan ketika di awal meniti karirnya di dunia militer ,dia sudah beberapa kali menyabet juara.

“Kala itu evennya masih setingkat propinsi, dimana saya masih berdinas di Batalyon 733 BS Masariku, pangkat masih balok merah dua. Kemudian di 2003 saat bergabung di Kopassus Ujung Pandang  jadi juara lagi tapi waktu itu pesertanya malah sudah ada beberapa negara tetangga yang ikut, sayang kejuaraannya saya lupa,” bebernya.

Selama ini, kata Ocsan, ia menetap dan tinggal bersama istri dan dua anaknya di Mojolaban, Sukoharjo. Sejak,2004 ia berdinas di Kodim 0728/ Wonogiri. Hingga kini, sudah sembilan tahun mengabdikan dirinya di Koramil 20/ Slogohimo.

Ocsan tetap eksis menekuni dunia olahraga atletik. Ia mengaku telah mengantongi berbagai juara bergengsi di Jawa Tengah mewakili Wonogiri. Seperti di 2015 silam menyabet juara tiga Porprov Jateng dalan ajang Kejurnas Master di Surakarta, kemudian di Salatiga pada 2016 ia meraih dua medali emas kelas 800 dan 1500 meter. Berkat prestasinya,saat ini ia dipercaya mendidik atlet-atlet  kelas khusus bakat istimewa di salah satu SMAN di Kecamatan Slogohimo.

Sementara itu, Komandan Kodim 0728/ Wonogiri Letkol Inf Basuki Sepriyadi mengatakan, keberhasilan anggotanya merupakan sebagai pemacu motivasi, baik anggota TNI maupun masyarakat Wonogiri. Pasalnya, even tersebut (di Bandung) merupakan even bergengsi, tidak hanya diikuti dari negara Asia Tenggara, bahkan ada atlet yang berasal dari Finlandia turut serta. Dandim pun menyenut, jika selama menjalankan tugasnya di Wonogiri, Serma Ocsan juga membagi waktunya mengabdikan dirinya di dunia pendidikan disalah satu SMAN Kecamatan Slogohimo yang memiliki kelas khusus bakat istimewa. Atas dasar itu, Dandim pun meminta agar Pemkab Wonogiri memperhatikan akan prestasi atlet-atlet Wonogiri.

“Sudah sewajarnya kalau masyarakat Wonogiri berbangga dengan prestasi prajurit kami ini. Saya juga berharap agar prestasi ini jadi motivasi olahragawan TNI AD khususnya Kodam IV  dan masyarakat Wonogiri agar dapat terus mencetak atlet-atlet berbakat ke depannya,” tandas Dandim.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge