0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Tewas Akibat Kecelakaan Kerja, Buruh Pabrik Disantuni BPJS

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Solo,  Suwilman Rachmat (dok.timlo.net/setyo pujis)

Solo — Buruh pabrik macaroni, Saputro Ino Kerti (24) yang tewas akibat kecelakaan kerja beberapa waktu yang lalu mendapatkan santunan dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan. Santunan tersebut diberikan karena korban yang bersangkutan merupakan peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan.

 “Untuk proses pemberian santunannya sekarang sedang kita urus administrasinya. Dan dalam waktu dekat akan kita berikan kepada ahli waris korban,” ujar Kepala Kantor Cabang Utama BPJS Ketenagakerjaan, Suwilman Rachmat kepada wartawan, Kamis (10/8).

Ia mengatakan, sesuai dengan ketentuan yang berlaku bahwa korban berhak mendapatkan santunan kematian akibat kecelakaan kerja sebesar 48 kali upah per bulan. Ditambah dengan biaya pemakaman sebesar Rp 3 juta.

“Semua akan kita cover, bahkan kalau korban memiliki anak usia sekolah kita juga akan memberikan beasiswa sebesar Rp 12 juta sesuai dengan ketentuan yang berlaku,”jelasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, bahwa korban atas nama Saputro Ino Kerti, warga Dukuh Grasak RT 01/05 Desa Kismoyo, Ngemplak, Boyolali itu tewas akibat kecelakaan kerja pada Jumat (4/8). Peristiwa naas itu bermula saat korban sedang membersihkan mesin makaroni  namun tidak mematikan mesin secara total. Kemudian kaki korban menyenggol saklar otomatis, sehingga membuat tubuhnya ikut tergiling didalam mesin.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge