0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

TNGM Batasi Kuota Pendakian Merapi saat 17 Agustus

Pendaki Gunung Merapi (dok.timlo.net/nanin)
Klaten — Aktivitas pendakian untuk merayakan HUT Kemerdekaan RI pada 17 Agustus mendatang di Gunung Merapi dibatasi. Hal itu menyusul terbitnya surat edaran (SE) dari Balai Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM).
“Untuk wilayah Klaten, jumlah pendaki melalui jalur Sapu Angin di Desa Tegalmulyo, Kecamatan kemalang dibatasi sebanyak 150 orang mulai 15 hingga 17 Agustus,” kata Kepala Resort Kemalang dan Pengendali Ekosistem Hutan (PEH) Balai TNGM, Arif Sulfiantono, Kamis (10/8).
Dijelaskan, keputusan tersebut berdasarkan evaluasi data pemantauan dan visual oleh Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), yakni surat No 336/45/BGV.K/2017 tentang rekomendasi pendakian Gunung Merapi dalam rangka Hari Kemerdekaan RI ke 72.
Disebutkan, status aktivitas Gunung Merapi saat ini dalam tingkat aktif normal dan tidak terdapat indikasi adanya peningkatan aktivitas di luar radius 2 Km dari puncak Merapi yang dapat mengancam keselamatan manusia.
“Jadi mulai tanggal 15 Agustus, kuota pendakian via jalur Sapu Angin hanya 50 orang per hari. Namun begitu, batas pendakian hanya sampai area Pasar Bubrah. Larangan pendakian hingga puncak tetap berlaku,” tandas Arif.
Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge