0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kompak, Pasutri Ini 17 Kali Bobol Indekos

Ilustrasi pencurian (dok.merdeka.com)

Timlo.net — ┬áTim Resmob Satreskrim Polresta Kediri berhasil melakukan penangkapan tersangka pencurian dengan pemberatan spesialis indekos. Dua orang berhasil diamankan dalam ungkap kasus ini.

Dua orang yang diamankan tersebut adalah IPW (35), perempuan dan DS (35) warga Dusun Ngronggojali Kelurahan Ngronggo Kecamatan Kota Kediri. Keduanya merupakan pasangan suami istri yang telah 17 kali melakukan kejahatan yang sama sejak Januari 2017.

Keduanya diamankan setelah polisi melihat hasil rekaman CCTV yang dipasang di rumah kos di wilayah Mojoroto Gang VI Barat No. 23 Mojoroto Kota Kediri.

“Keduanya pelaku yang juga suami istri ini berhasil diamankan sebagai pelaku tindak pidana pencurian dengan pemberatan sebagaimana dalam pasal 363 KUHP,” kata Kapolresta Kediri AKBP Anthon Haryadi, Rabu (9/8).

Dalam press release yang digelar di Mapolresta Kediri keberhasilan ungkap kasus ini berawal atas kejadian yang menimpa Ranta Tri Wardani Putri (24) warga Desa Sidokepung Kecamatan Buduran Kabupaten Sidoarjo berangkat kerja sekira 06.30 Wib pada 18 Maret 2017. Saat meninggalkan kamar kos, korban meninggalkan laptop merek asus di kamarnya.

“Dan sekira pukul jam 12.50 WIB korban di telpon ibu kos mengabari bahwa di tempat kos tersebut terjadi pencurian dan ternyata laptop dan uang tunai yang ditaruh dalam amplop dan disimpan di atas almari sudah tidak ada. Atas kejadian tersebut pelapor melaporkan ke Polresta Kediri,” tambahnya.

Paska kejadian dan berdasarkan hasil rekaman CCTV setelah sekian lama hilang dari peredaran, kedua pasangan suami istri ini diketahui berada di lingkungan Ngronggo Kota Kediri.

“Pada hari Senin 7 Agustus 2017 sekira pukul 11.00 WIB kedua tersangka kita amankan. Selanjutnya dilakukan tindakan hukum berupa penyelidikan dan penyidikan sehingga diperoleh fakta hukum berupa keterangan para saksi dan korban, untuk proses penyidikan lebih lanjut tersangka dibawa ke Polresta Kediri. Pasal yang dikenakan yakni 363 KUHP, dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara,” bebernya.

Dalam ungkap kasus ini polisi juga mengamankan handphone, laptop dan uang sebesar Rp 31.000 serta 1 sepeda motor yang biasa digunakan kedua tersangka melancarkan aksinya.

[rhm]

Sumber : merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge