0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ketahuan Jadi Joki, Mahasiswa Ini Terancam DO

Ilustrasi (merdeka.com)

Timlo.net — Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin (Unhas) yang duduk di semester 9 berinisial Ast (22), tertangkap basah jadi joki ujian tes akademik mahasiswa baru (maba) Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar, Selasa (8/8). Pelaku saat ini ditahan di Mapolsek Rappocini, usai diserahkan oleh pihak Unismuh.

Kanit Reskrim Polsek Rappocini, AKP Roby A Mannaungi menjelaskan, pelaku tertangkap panitia ujian karena diketahui wajahnya dengan wajah di foto yang melekat pada kartu peserta ujian tidak sama. Setelah diinterogasi oleh panitia ujian, dia pun digelandang ke Mapolsek Rappocini.

Pelaku Ast masuk ke ruang ujian atas nama Riza Arief Fitaria. Pengakuan pelaku Ast saat diinterogasi penyidik, dia sengaja menggantikan Riza karena dapat imbalan Rp 10 Juta oleh seorang PNS Pemkot Makassar berinisial As.

Pelaku Ast mengaku tidak kenal dengan Riza yang digantikan ujian. Dia hanya kenal As yang membayarnya. Berdasarkan penjelasan Ast, As adalah alumni Unismuh.

Menurut dia, pihaknya baru melayangkan surat panggilan untuk pemeriksaan ke oknum PNS berinisial As itu. Jadi belum banyak yang berhasil dikorek.

“Kita akan dalami kasus ini jangan sampai pelaku punya jaringan lebih luas lagi,” kata AKP Roby, Rabu (9/8).

Sementara itu, direktur kerjasama humas dan protokol Unismuh, Dr Mahmud Nuhung belum merespon saat dikonfirmasi terkait hal ini. Adapun kepala humas Unhas, Dr Ishak Rahman yang dikonfirmasi mengaku belum mendapat laporan soal adanya mahasiswa Unhas yang tertangkap jadi Joki di kampus Unismuh itu.

“Saya belum terima laporan, kami akan konfirmasi ke Polsek,” ujar Dr Ishak Rahman.

Namun jika nanti terbukti mahasiswa yang ditangkap dan ditahan itu adalah mahasiswa Unhas dan terbukti jadi joki, ada sanksinya.

“Akan ada sanksi akademik. Skorsing atau sekalian pemecatan. Apalagi di Unhas itu ada batas studi yakni paling lama 7 tahun. Dan nanti kalau terjerat hukum, meninggalkan 2 semester berturut-turut maka dia akan di DO,” tandasnya.

[gil]

Sumber : merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge