0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Camat Diperintah Selidiki Kelangkaan Gas Melon

ilustrasi (merdeka.com)

Karanganyar — Pengurangan pasokan elpiji ukuran 3 kilo atau gas melon berefek domino. Mulai timbul gejolak di masyarakat pengguna barang subsidi itu. Menyikapi hal ini, bupati langsung memerintahkan 17 camat dan instansi terkait menyetabilkan situasi.

“Selasa siang, seluruh camat dikumpulkan. Bupati menghendaki persoalan kelangkaan gas elpiji 3 kilo ditelusuri,” kata Camat Colomadu, Yophie Eko Jatiwibowo kepada Timlo.net, Rabu (9/8).

Berdasarkan pemeriksaan di lapangan, gas melon sulit didapatkan di 11 desa di Colomadu. Yophie bersama Kapolsek Colomadu AKP Joko Waluyono langsung melihat kondisi riil distribusi dengan mengambil sampel tiga pangkalan. Di salah satu pangkalan, ternyata kondisinya normal. Namun untuk dua lainnya berkebalikan.

“Ada dua pangkalan mengaku pasokannya dari agen berkurang seratusan tabung per bulan. Sudah dirasakan sejak sebulan ini,” katanya.

Camat Gondangrejo, Nugroho menyebut distribusi gas melon di wilayahnya juga seret. Ia telah melaporkan kondisi tersebut ke Bupati Juliyatmono.

“Kasi trantib tengah mendata seberapa parah kelangkaan elpiji,” katanya.

Sedangkan Camat Kebakkramat, Murdatmo membenarkan 17 camat di Karanganyar diminta mencermati kondisi wilayah yang mungkin terusik kelangkaan gas elpiji.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge