0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Bulog Maksimalkan Peyerapan Gabah dari Petani

Gudang beras Bulog (dok.timlo.net/red)

Solo — Perusahan umum Badan Urusan Logistik (Bulog) terapkan strategi fleksibilitas harga untuk melakukan penyerapan gabah dan beras dari petani. Dengan kebijakan baru itu, diharapkan dapat memaksilkan penyerapan dan menjaga pemerataan beras diseluruh Indonesia.

“Dengan adanya strategi fleksibilitas harga, maka kita bisa melakukan pembelian gabah diatas harga pembelian pemerintah (HPP) sebelumnya,” ujar Kepala Perum Bulog Sub Drive III SoloTitov Agus S kepada wartawan, Rabu (9/8).

Dijelaskan, jika sebelumnya Bulog melakukan pembelian gabah dari petani sebesar Rp 4.600 per kilogram maka dengan strategi ini naik menjadi Rp 5.115 per kilogram. Sedangkan untuk beras, dari sebelumnya Rp 7.300 per kilogram sekarang naik menjadi Rp 8.030 per kilogram.

“Selisihnya dengan HPP sekitar 10 persen. Adapun selisih harga yang digunakan itu, kita menggunakan anggaran dari cadangan stabilitas harga pangan,” jelasnya.

Titov juga menyampaikan dengan adanya perubahan harga pembelian itu, diharapkan dapat memaksimalkan penyerapan gabah kepada petani. “Target kita dengan adanya skema fleksibilitas harga ini dapat melakukan  penyerapan beras sekitar 21.618 ton di Soloraya,” tandasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge