0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Krisis Air Diduga Picu Kelangkaan LPG 3 Kg

LPG 3 KG mulai langka di Boyolali (dok.timlo.net/nanin)

Boyolali — Kelangkaan LPG 3 Kg mulai merambah wilayah Boyolali Utara. Kelangkaan diduga dipicu banyaknya permintaan petani, dimana LPG digunakan untuk menyedot air dari sumur dalam.

Menurut salah satu warga, Gunawan, di musim kemarau seperti ini, petani tadah hujan kesulitan mendapatkan air untuk mengairi sawah mereka. Sebagai gantinya, para petani menyedot air dari sumur dalam. Biasanya, kalangan petani menggunakan bahan bakar Pertalite, namun saat ini banyak yang beralih ke LPG 3 Kg.

“Pertalite harganya mahal,mereka berganti menggunakan gas LPG 3 kg,” kata Gunawan, Rabu (9/8).

Kelangkaan LPG 3 Kg dialami warga di wilayah Andong, Klego dan Simo. Masyarakat sudah berusaha berkeliling ke pengecer dan agen LPG namun stok kosong.

“Di tempat saya LPG kosong, yang ada cuma tabung kosong,” ujar Nur Hayati, pemilik pangkalan LPG.

Nur mengaku terpaksa menolak warga yang mendadak membeli LPG 3 Kg. Pasalnya, warga banyak yang menitipkan tabung kosong sebelum pasokan datang.

“Banyak yang sudah inden,” tuturnya tertawa.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Boyolali, Suyitno, mengakui adanya kelangkaan LPG 3 Kg, utamanya di wilayah Boyolali utara.

“Kita koordinasikan dulu untuk mengambil langkah terbaik,” pungkasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge