0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Penampakan Ki Tengara Simbol Dibukanya Museum Keris

Keris berjuluk Ki Tengara (dok.timlo.net/heru murdhani)

Solo — Sebilah keris berjuluk Ki Tengara akan dikirab secara simbolis sebagai bagian dari pembukaan Museum Keris, Rabu (9/8) pagi. Kirab Boyongan akan mengambil rute dari Rumah Dinas Walikota Solo, Lodji Gandrung menuju Museum Keris yang terletak di selatan Stadion Sriwedari.

“Keris ini Wanda-nya alas-alasan, dengan Pendok berwarna Abrit (merah),” ungkap salah seorang kurator Museum Keris, Ronggojati Sugiyatno.

Keris tersebut diletakkan didalam semuah kotak dari kayu, dengan lapisan kain Bludru warna hijau. Keria tersebut dijadikan penanda pembukaan Museum Keris. Keris tersebut akan diserahkan kepada Jokowi untuk membuka dan meresmikan Museum Keris.

“Keris ini dibuat oleh empu jaman baru, sehingga disebut tangguh Kamardikan, Keris muda (Kamardikan) melambangkan bhwa pelestarian budaya, khususnya pelestarian budaya tosan aji tetap hidup,” imbuh Sugiyatno.

Keris Ki Tengara memiliki Luk 5 yang melambangkan Pancasila, dengan Pamor Wengkon yang berarti melindungi. Gandig Liman berarti bijak, kagungan ilmu tinggi. Warongkonya jenis Ladrang yang bersifat berani, dengan sungging alas-alasan yang berarti peduli lingkungan hidup.

Keris Ki Tengara diarak Walikota Solo FX Hadi Rudyatmo didampingi Wakil Walikota Solo Ahmad Purnomo, dan sejumlah prajurit Jaga Tirta dari PDAM, Satpol PP dan Dinas Perdagangan. Beberapa anggota Kurator Museum Keris juga akan mengikuti kirab boyongan.

“Karena selama ini kan keris hasil hibah ini kita simpan di Lodji Gandrung, nah kita arak untuk simbol boyong pindahan,” kata Walikota Solo Hadi Rudyatmo, sehari sebelumnya.

Dirinya meminta masyarakat memandang keris bukan sebagai sesuatu yang menyekutukan Tuhan, melainkan sebagai peninggalan nenek moyang yang sudah diakui oleh dunia.

 

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge