0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Aseng Kabur, Bajak Taksi, Lalu Curi Motor

Aseng (merdeka.com)

Timlo.net — Kapolrestabes Semarang Kombes Abioso Seno Aji mengakui kaburnya Aseng, tahanan kasus pencurian dengan pemberatan (curat) pada Sabtu (5/8) sekira pukul 19.30 WIB dari sel tahanan Polsek Gajahmungkur di Jalan Sultan Agung, Kota Semarang, Jawa Tengah karena kelengahan anggotanya.

Untuk itu, Abioso langsung memerintahkan kepada petugas Polsek Gajahmungkur yang diback-up oleh Resmob Polrestabes Semarang untuk melakukan pengejaran terhadap Aseng yang kabur dengan cara merampas taxi Atlas.

“Saya mengakui petugas kami lengah. Ini langsung saya perintahkan Polsek yang di backup Resmob Polrestabes Semarang untuk melakukan pengejaran,” tegas Abioso kepada media di Mapolrestabes Semarang Jalan Dr Sutomo, Kota Semarang, Jawa Tengah Selasa(8/8).

Abioso kemudian membeberkan bahwa larinya Aseng lepas dari ruang penyidik, kemudian langsung menuju pangkalan taksi Atlas. Pangkalan taksi Atlas ini berada di samping Hotel Grand Candi di Jalan Sisingamangaraja, Kota Semarang yang hanya berjarak sekira 2 kilometer dari Polsek Gajahmungkur di Jalan Sultan Agung, Kota Semarang, tepatnya di samping pintu utama Akademi Kepolisian (Akpol) Semarang.

“Yang bersangkutan (Aseng) naik taksi Atlas menju ke Purwodadi dan balik menuju arah Semarang dan berhenti di Kawasan Mranggen, Kabupaten Demak. Kemudian menyuruh sopir membeli pulsa dan tanya alamat,” beber Abioso.

Saat lengah itulah, Aseng langsung melarikan taksi New Atlas Nusantara dengan nomor lambung 191 yang disopiri oleh Nur Eko ke arah Selatan. Informasi terakhir ternyata taksi hasil curian tersebut ditinggal di Kawasan Kabupaten Sleman Yogjakarta pada hari Senin (7/8) pagi.

“Berdasarkan keterangan Polres Sleman jika Aseng juga melakukan tindak pidana yaitu mencuri sepeda motor, laptop dan HP di sebuah kos-kosan di Sleman,” ungkapnya.

Abioso menambahkan, kasus kaburnya tahanan curat Aseng ini menjadi prioritas utama untuk segera dituntaskan dan harus berkordinasi dengan beberapa wilayah yaitu Polsek Mranggen, Kabupaten Demak tempat korban Nur Eko melapor dan tempat pelaku meninggalkan mobil hasil curian di Kabupaten Sleman, Yogjakarta.

“Untuk pelaku saya himbau untuk segera menyerahkan diri secepatnya, sebelum petugas bertindak tegas,” tandas Abioso. [rnd]

Sumber : merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge