0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pemkot: Elpiji Langka karena Nyebrang ke Daerah Lain

Suasana gudang elpiji milik Pertamina di Kebak Kramat (timlo.net/setyo pujis)

Solo – Pemerintah Kota Solo angkat bicara terkait kelangkaan Elpiji 3 Kg di tingkat pengecer di Solo. Penyebab kelangkaan disinyalir karena sebagian pasokan Elpiji di Solo ‘menyeberang’ ke daerah lain.

“Stok kita sebenarnya tidak kurang. Persoalannya, kemarin banyak gas kita yang dijual ke luar Solo,” kata Kepala Dinas Perdagangan, Subagyo, Selasa (8/8).

Banyaknya pasokan Elpiji milik Solo yang mengalir ke daerah lain, menurut Subagyo, dipicu oleh beberapa hal. Terjadinya kekeringan di sejumlah daerah diperkirakan menjadi salah satu faktor pendorong kuota Elpiji 3 Kg untuk Solo ke daerah lain. Elpiji digunakan sebagai bahan bakar pengganti solar untuk pompa diesel untuk mengatasi kesulitan air.

Tak hanya itu, Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Solo, Danang Sulindriyanto mengatakan kelangkaan Elpiji 3 Kg juga mengalir ke luar daerah karena ada sebab lain. Banyaknya masyarakat yang mengadakan resepsi dalam sebulan terakhir. Hal  ini menyebabkan konsumsi bahan bakar gas untuk memasak meningkat drastis.

“Yang langka kan awalnya di daerah lain. Karena di daerah lain lebih mahal, banyak yang mengambil dari sini,” kata dia.

Seperti diberitakan sebelumnya, beberapa wilayah Solo mengalami kelangkaan Elpiji bersubidi. PT Pertamina Marketing Operation Regional (MOR) IV Jawa Bagian Tengah pun merespon dengan menelusuri distribusinya hingga tingkat pengecer.

“Sekarang ini kita belum bisa menyimpulkan penyebabnya, karena saat ini kita sedang focus melakukan penelusuran ke tingkat pengecer,” ujar Officer Communication and Relations Pertamina Marketing Operation Regional (MOR) IV Jawa Bagian Tengah, Muslim Dharmawan.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge