0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Produsen Susu Diminta Kerja Sama dengan Peternak Lokal

(merdeka.com)

Timlo.net – Pemerintah pun mencatat tingkat konsumsi susu masyarakat Indonesia terus mengalami peningkatan 5 persen tiap tahun. Hingga 2016 lalu, tercatat rata-rata konsumsi susu nasional berada di angka 4,45 juta ton. Diasumsikan, setiap orang rata-rata mengkonsumsi susu 17,2 kilogram (Kg) per tahun.

Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia makin menyadari pentingnya konsumsi makanan dan minuman bernutrisi tinggi yang di antaranya terkandung dalam produk berupa susu dan hasil olahannya.

Deputi Pembangunan Manusia, Masyarakat dan Kebudayaan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas, Subandi, mengajak produsen susu untuk turut berpartisipasi dalam rangka meningkatkan konsumsi susu masyarakat.

“Secara keekonomian susu cukup terjangkau dan produsen susu berperan besar dalam penyerapan susu dari peternak susu lokal sehingga turut berkontribusi dalam perekonomian nasional,” ungkapnya di Jakarta, Selasa (8/8).

Dia juga mengajak para produsen susu juga terus bekerja sama dengan peternak susu lokal.

“Dari kerjasama (produsen susu dan peternak susu lokal) ini ada dua keuntungan yaitu produsen mendapatkan pasokan bahan baku dan di saat yang sama kesejahteraan peternak sapi akan meningkat,” katanya.

Staf Ahli Menteri Bidang Hubungan Antar Lembaga dari Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah, Abdul Kadir, mengatakan kerja sama antara produsen susu dan peternak susu tentunya dapat berdampak pada berkembangnya usaha kecil dan menengah.

“Kalau kebutuhan konsumsi susu bisa dipenuhi dari peternak lokal tentu manfaatnya akan terasa sekali,” jelas Kadir.

Diketahui, untuk memenuhi kebutuhan konsumsi susu nasional yang mencapai 4,45 juta ton per tahun, pelaku usaha (peternak susu) di Indonesia baru bisa memenuhi kebutuhan sebesar 852.000 ton saja.

Karena itu, menurut Abdul, pemerintah, khususnya Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah akan terus mendorong agar peternak sapi dapat terus meningkatkan produksinya, salah satu dengan meningkatkan peran koperasi sapi perah di daerah-daerah.

Dia pun mengharapkan, kemitraan swasta (produsen susu) dengan peternak susu lokal mampu meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi susu dalam negeri sehingga ketergantungan terhadap susu impor bisa berkurang.

“Diharapkan dengan peraturan tersebut industri pengolahan susu bisa menyerap seluruh produksi yang berasal dari koperasi susu,” jelas dia.

[sau]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge