0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ini Harapan Warga Nglurah di Ritual Dhukutan

 Ritual dhukutan di Nglurah, Tawangmangu (dok.timlo.net/raymond)

Karanganyar — Warga Nglurah Lor dan Nglurah Kidul, Tawangmangu, Karanganyar berharap keselamatan dan kesejahteraan dalam ritual upacara adat Dhukutan.

Jiyem, warga Nglurah mengatakan, ritual dhukutan begitu istimewa bagi dirinya. Itulah kesempatan tepat mengenalkan tradisi itu ke anak cucunya. Ia sengaja menyiapkan wadah plastik untuk menampung sebagian air yang telah didoakan.

“Nanti mau diminum bersama keluarga. Airnya dari sendang. Nyuwun kesehatan dan berkah serta diberi umur panjang,” katanya, kemarin.

Sedangkan warga lainnya, Tukiyem memiliki cara sendiri menyimpan sesajen. Bunga dari sisa pembacaan doa disimpannya di dalam dompet. Sedangkan air dari sendang yang disajikan di punden diminumnya. Ia melakoni itu selama puluhan tahun setiap kali Dhukutan digelar tujuh bulan sekali.

Wanita ini mengatakan, pembuatan dan penyajian ubo rampe tetap sesuai pakem. Hanya perempuan bersih dari haid yang boleh memasaknya. Selain itu, proses pembuatan makanan dilakukan secara tradisional dan santun.

“Tidak boleh masukin kayu ke tungku dengan kaki. Harus memakai tangan. Dan jangan mencicipi dulu makanan itu sebelum dibawa ke situs Menggung,” katanya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge