0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Jokowi Minta SMA/SMK Jangan Monoton

Presiden Joko Widodo (Jokowi) (merdeka.com)

Timlo.net – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menilai pendidikan Indonesia tidak mengikuti perkembangan zaman, baik di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) sampai di level universitas.

“Di SMK coba kita lihat, sudah beberapa puluhan tahun selalu jurusan pembangunan, jurusan mesin, selalu jurusan listrik. Padahal dunia sudah berubah sangat cepatnya,” ucap Jokowi di Pondok Pesantren Minhaajurrosyidin, Kelurahan Lubang Buaya, Jakarta Timur, Selasa (8/8).

Dia mempertanyakan kenapa SMK tidak membuat jurusan baru seperti jurusan mekatronika, logistik, ritel, atau jurusan animasi. Padahal jurusan tersebut sangat dibutuhkan untuk mencetak generasi muda kreatif yang bisa menghadapi tantangan zaman.

Demikian juga di tingkat universitas. Jokowi mengaku sering menyampaikan kepada Menristek Dikti agar tidak terpaku pada jurusan lama. Jurusan lama yang disebutnya adalah Jurusan Ekonomi, Hukum, Sospol.

“Kenapa tidak membangun jurusan yang dibutuhkan sekarang ini. Misalnya jurusan human development, Pengembangan SDM, ritel management, logistic management, grand building. Karena ke depan itu yang akan menjadi kekuatan kita untuk bersaing dengan bangsa-bangsa lain,” imbuhnya.

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini menjelaskan, pemerintah tengah menggenjot pembangunan infrastruktur. Mulai dari pembangunan airport, pelabuhan, jalan tol, hingga pembangunan jalur kereta api.

Pembangunan infrastruktur ini tidak bisa memajukan Indonesia tanpa pembangunan SDM yang kuat. Terobosan jurusan baru di jenjang pendidikan merupakan salah satu upaya menciptakan SDM berkualitas.

“Saya selalu sampaikan kepada menteri-menteri bahwa kekuatan besar kita adalah SDM. Oleh sebab itu misalnya seperti SMA, SMK kita jangan terlalu rutinintas, monoton,” jelas dia.

[bal]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge