0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Penampakan Amplifier yang Dibawa Zoya

Amplifier yang dibawa Zoya sebelum dirinya dimassa (merdeka.com)

Timlo.net – Polisi menunjukkan amplifier berwarna hitam milik musala Al Hidayah Kampung Cabang Empat, Hurip Jaya, Kecamatan Babelan, Bekasi, yang diduga dicuri. Amplifier itu dibawa Muhammad Aljahra alias Zoya (30) saat kejadian.

Saat ditunjukkan kepada wartawan, amplifier musala berada di tumpukan atas. Terlihat kabel biru masih tersambung meski sudah putus. Kabel inilah yang dijadikan bukti kuat bahwa barang tersebut milik musala. Hal ini juga dikuatkan oleh kesaksian pengurus musala, Zainul Arifin.

Amplifier warna hitam itu ditemukan di sepeda motor Honda Revo yang dibawa Zoya.

“Berdasarkan keterangan saksi, satu di antara tiga ampli yang ditemukan merupakan milik musala,” kata Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi AKBP Rizal Marito, Selasa (8/7).

Menurut dia, ciri-ciri ampli milik musala ialah adanya bekas kotoran burung gereja. Ampli tersebut diambil setelah dipotong kabelnya, kemudian dimasukkan ke dalam tas yang dibawa almarhum tersangka Zoya.

“Potongan kabel di ampli sangat cocok dengan potongan di musala yang menghubungkan dengan pengeras suara,” ujar Rizal.

Terakhir, yang membuktikan ampli milik musala ialah nomor seri pada amplifier dengan nota pembelian.

Sebelumnya diberitakan, polisi telah memastikan Zoya mencuri amplifier musala. Polisi juga telah menangkap dua tersangka pengeroyokan terhadap Zoya.

“Kasusnya sudah jelas, bahwa MA (30) adalah pencuri amplifier, meskipun tersangka tidak seharusnya dihakimi oleh massa,” kata Rizal Marito.

Polisi juga telah memeriksa warga berinisial B, terkait postingan di Facebook yang menyebutkan Zoya bukan pelaku pencurian. Remaja tersebut juga mengunggah status berisikan identitas MA yang merupakan tetangganya.

Tetapi postingan tersebut sangat subjektif, tidak berdasarkan fakta di lapangan. Alhasil, postingan itu menyebar luas di dunia maya. Warga internet kemudian mempercayai bahwa MA bukan maling, tapi korban salah sasaran.

“Orang yang pertama kali mengunggah sudah kami periksa, dia sudah meminta maaf, dia membuat status tersebut berdasarkan cerita tetangga,” kata Rizal.

Rizal membenarkan bahwa dalam postingan tersebut Muhammad Aljahra adalah tukang servis elektronik, istrinya hamil, dan anaknya masih berusia empat tahun. Namun soal pencurian itu benar dilakukan bersangkutan.

“Kami masih fokus pada kasus pengeroyokannya, nanti diselidiki secara bertahap. Untuk sementara belum ada unsur pidana,” katanya.

[cob]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge