0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ahok Tak Hadir di Sidang Buni Yani, Ini Pembelaan Jaksa Agung

Jaksa Agung HM Prasetyo (merdeka.com)

Timlo.net – Ketidakhadiran Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dalam sidang dugaan pelanggaran UU ITE dengan terdakwa Buni Yani, karena yang bersangkutan sedang menjalani masa tahanan di Mako Brimob, Depok. Pernyataan Ahok di persidangan sebelumnya di kasus penistaan agama, dinilai bisa dipergunakan kembali untuk proses hukum kasus Buni Yani. Hal itu bisa dilakukan karena Ahok telah menyampaikan kesaksiannya di bawah sumpah.

Jaksa Agung HM Prasetyo menilai ketidakhadiran Ahok karena sedang menjalani masa tahanan di Mako Brimob, Depok. Selain itu, menurutnya, apa yang telah disampaikan Ahok di persidangan sebelumnya di kasus penistaan agama, juga bisa dipergunakan kembali untuk proses hukum kasus Buni Yani. Hal itu bisa dilakukan karena Ahok telah menyampaikan kesaksiannya di bawah sumpah.

“Tentunya semua orang tahu Ahok sendiri sendang menjalani pidananya. Sementara tentunya akan membacakan apa yang sudah disampaikan dalam persidangan yang lalu toh pemeriksaan dilakukan di bawah sumpah sama dengan yang bersangkutan hadir dipersidangan,” kata Jaksa Agung HM Prasetyo di Jakarta, Selasa (8/8).

“Ahok sudah pernah kita periksa dan diperiksa di bawah sumpah di hukum acara kita yang dibacakan di persidangan nilainya sama dengan kepengadilan secara langsung,” tambahnya.

Sebelumnya diketahui, Ahok batal bersaksi dalam sidang kasus dugaan pelanggaran UU ITE dengan terdakwa Buni Yani. Ketidakhadiran Ahok dikarenakan jarak yang jauh antara Jakarta dan Bandung.

Hal itu disampaikan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Andi M Taufik sebelum sidang lanjutan dengan beragendakan pemeriksaan saksi di Gedung Arsip dan Perpustakaan Daerah Kota Bandung, Selasa (8/8). Sidang dipimpin Majelis Hakim PN Bandung M Saptono.

“Dia (Ahok) enggak bisa datang karena memang jarak yang jauh. Ini ada surat resmi dari Lapas (Brimob) memang enggak bisa datang,” kata Taufik yang menyerahkan surat tersebut pada majelis hakim.

Hakim M Saptono yang mendengarkan keterangan jaksa langsung menyampaikan, bahwa saksi Ahok sebenarnya harus bisa didatangkan dengan berbagai cara. Dia pun menyebut, beberapa persidangan saksi bisa dihadirkan meski dalam kondisi sakit.

“Kita memang tetap menunggu, bagaimana caranya. Karena sidang lain saja yang sedang dalam terinfus diusahakan datang,” kata Saptono.

Sidang kali ini jaksa menghadirkan dua saksi ahli yakni Irfan Siregar Ahli Pidana dan seorang lainnya ahli IT.

[msh]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge