0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Bawa Baja Ringan, Kuli Bangunan Tewas Tersengat Listrik

Ilustrasi jenazah (dok.merdeka.com)
Wonogiri — Seorang buruh bangunan, Hendro (36) warga Dusun Ngulu Kidul, Desa/ Kecamatan Pracimantoro, Wonogiri tewas setelah tersengat arus listrik jaringan tegangan tinggi, Senin (7/8) pagi. Korban sempat dilarikan ke rumah sakit namun nyawa bujangan ini tidak terselamatkan.
“Korban ini bekerja di proyek pembangunan rumah ruko milik warga Desa Pracimantoro, sebenarnya dia itu warga Gunturharjo, Paranggupito tapi sejak kecil ia hidup bersama pamannya di Pracimantoro ini,” ungkap Camat Pracimantoro, Warsito, Selasa (8/8).
Dituturkan, saat kejadian, korban bersama beberapa rekannya mengerjakan proyek dak tingkat Ruko di lantai dua. Diduga, saat bekerja, korban kurang berhati-hati. Pasalnya jarak dak dengan jaringan listrik hanya sekitar dua meter saja.
“Jadi saat korban ini membawa batangan baja ringan tidak memperhatikan jarak antara dirinya dan jaringan listrik, tak ayal baja ringan itu menyentuh jaringan listrik dan korban pun seketika jatuh terpental,” katanya.
Ditambahkan, saat korban terjatuh, pemilik rumah dan salah satu rekannya sesama pekerja mengetahui. Mereka kemudian berusaha menangkap tubuh korban yang terjatuh dari ketinggian empat meter.
“Karena menangkap beban (tubuh korban) keduanya pun terjatuh. Saat itu kondisi korban taksadarkan diri,” jelasnya.
Korban langsung dilarikan ke rumah sakit namun jiwa pemuda itu tidak tertolong. Paska kejadian, warga setempat pun gempar, selanjutnya jenazah korban diserahkan kepada keluarganya.
“Saat ini korban sudah dimakamkan di pemakaman umum setempat,” tandasnya.


Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge