0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Beternak Kecoa, Mahasiswa Ini Peroleh Rp 80 Juta Per Bulan

Tong dan kecoa miliknya. (Dok: Timlo.net/ Nextshark. )

Timlo.net—Seorang mahasiwa Taiwan mulai beternak kecoa sebagai makanan binatang peliharaan. Sekarang usahanya itu menjadi bisnis yang menghasilkan ribuan dollar Taiwan. Pemuda yang bernama Tong itu awalnya membeli kecoa sebagai makanan untuk binatang peliharaannya.

Pemuda berusia 20 tahun itu akhirnya menyadari jika dia memboroskan uangnya membeli kecoa. Untuk mengatasi hal ini dia beternak kecoa untuk menghemat uang.  Untungnya Tong bertemu dengan peternak kecoa ahli bernama Tse sebelum mulai kegiatannya. Tse bersedia berkolaborasi dengan pemuda itu dan membuat peternakan kecoa bersama. Setelah enam bulan, mahasiswa itu memiliki 30 ribu hingga 40 ribu kecoa, lansir Nextshark.

Sekarang Tong menghasilkan uang senilai 200 ribu Taiwan dollar (Rp 88,2 juta) per bulan dari kecoa. Karena Tong harus mengurus kecoanya setiap hari, orang mungkin berpikir jika pemuda itu mencintai serangga itu. Rupanya tidaklah demikian. Tong mengaku jika tidaklah mudah mengelola peternakan itu karena dia takut serangga. Walaupun ide beternak dan menjual kecoa terkesan menjijikkan bagi sebagian besar orang, ternyata bisnis ini sangat menguntungkan.

Bahkan, beternak kecoa adalah bisnis yang booming di Cina. Menurut CBS, ahli pengobatan Cina seringkali membeli serangga itu dalam jumlah banyak. Rupanya kecoa dipakai dalam pengobatan tradisional.

Kecoa seringkali ditumbuk dan dimasukkan ke dalam pil yang diaku bisa menyembuhkan berbagai jenis penyakit. Bahkan di beberapa tempat, kecoa digoreng kering dan dijadikan cemilan favorit. Walaupun kecoa dianggap sebagai serangga menjijikkan dan kotor di beberapa bagian di dunia, rupanya kecoa bisa menjadi lahan bisnis yang menggiurkan.

Editor : Ranu Ario

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge