0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Legislatif Ingatkan Pemkot Agar Tidak Obral Label

Ketua DPRD Kota Solo, Teguh Prakosa (timlo.net/achmad khalik)

Solo — Kalangan Legislatif mengingatkan Pemerintah Kota Solo agar tidak mengobral gelar untuk Kota Solo. Setiap label yang melekat kepada Kota Solo seharusnya ditindaklanjuti dengan kebijakan dan program yang nyata. Hal ini disampaikan menanggapi wacana Pemkot menjadikan Solo sebagai Kota Perjuangan.

“Harus dikaji dulu. Jangan sampai sudah terlanjut dicanangkan malah ternyata tidak cukup kuat dasarnya,” kata Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Solo, Teguh Prakosa.

Teguh mengakui kota Solo memiliki latar belakang sejarah yang sarat perjuangan. Namun sejarah saja tidak cukup. Pasalnya, banyak kota lain yang mungkin memiliki sejarah serupa atau bahkan lebih kuat daripada Solo.

“Misalnya Surabaya, Yogya, dan kota-kota lain. Betul nggak Solo layak jadi Kota Perjuangan,” kata dia.

Leibh lanjut, ia menyarankan Pemkot lebih mengedepankan program-program yang bisa diimplementasikan daripada pencanangan yang sekadar seremonial. Label Solo sebagai Kota Perjuangan bahkan bisa menjadi bumerang bagi Pemkot bila tidak ada implementasi yang memadai.

“Yang penting bagaimana masyarakat benar-benar memaknai perjuangan dan memiliki rasa nasionalisme. Jangan cuma pencanangan saja,” kata dia.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

loading...
KEMBALI KE ATAS badge