0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Acho Dipolisikan, Status Tersangka

Muhadkly alias Acho (merdeka.com)

Timlo.net – Komika Muhadkly alias Acho resmi berstatus tersangka pencemaran nama baik dan fitnah. Polda Metro Jaya melimpahkan kasus Acho ke kejaksaan.

“Hari ini penjadwalan pelimpahan berkas ke kejaksaan karena sudah P21, jadi prosedurnya sebelum kita proses pelimpahan kita cek kesehatan dulu di sini,” kata Acho di Polda Metro, Senin (7/8).

Dia berharap jaksa tidak langsung melakukan penahanan. Dia mencontohkan beberapa terlapor yang dijerat pasal di UU ITE, seperti Benhan dan Prita yang ditahan.

“Saya berharap hal itu tidak terjadi,” harapnya.

Acho menulis kerugian yang dialaminya saat menjadi penghuni unit apartemen di Green Pramuka Apartemen, Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Curahan hatinya itu dituangkan dalam blog pribadinya muhadkly.com pada 8 Maret 2015.

Pada 5 November 2015, Acho dilaporkan oleh Danang Surya Winata selaku kuasa hukum dari PT Duta Paramindo Sejahtera (pengelola Apartemen Green Pramuka) dengan laporan pencemaran nama baik pasal 27 ayat 3 UU ITE dan fitnah pasal 310-311 KUHP.

Acho mengatakan, setelah selesai melakukan pengecekan, dirinya tinggal menunggu berkas diambil Kejati.

“Nanti dari Kejati ke sini lagi. Baru bareng-bareng kita ke Kejari yang di Kemayoran,” kata Acho.

Acho sempat meminta mediasi, namun di tolak. Alasannya, kata Acho, karena merugikan pihak apartemen.

“Alasannya katanya karena saya sudah terlalu banyak menimbulkan kerugian bagi mereka,” kata Acho.

Namun, Acho tidak tahu berapa kerugian yang dialami dari pihak Apartemen Green Pramuka.

“Enggak tahu, mungkin materil, apa namanya penjualan turun, saya enggak tahu, karena yang jelas mereka tertutup untuk mediasi. Dari Mas Ade kuasa hukum saya sudah melakukan surat juga, telepon juga ditolak, sudah. Saya secara pribadi di tolak juga. Jadi sudah berkali-kali,” jelas Acho.

Lanjut Acho, jika dirinya saat ini fokus terhadap pembelaan dalam kasusnya dahulu. Menurut Acho, apa yang disampaikan adalah fakta, testimoni sebagai pelanggan, bukan fitnah.

“Kalau saya si fokusnya ke pembelaan dulu, kita belum kepikiran sampai sekarang. Cuma kita lihat saya perkembangan seperti apa,” kata Acho.

Acho mengatakan, jika dirinya hanya menyampaikan kritikan sebagai konsumen dengan berkeluh kesah. Tujuannya itu untuk kepentingan umum, agar konsumen memiliki pertimbangan.

“Saya juga untuk orang-orang punya bahan pertimbangan untuk dia baca, hanya itu saja. Lalu kenapa permasalahan seperti itu harus dianggap tindakan pidana,” tuturnya.

“Pasal pencemaran nama baik itu juga kan harus ditujukan kepada seseorang, saya tidak menyebutkan nama seseorang apapun di situ. Saya juga tidak menyebut nama institusi di situ. Saya hanya bilang pengelola Apartemen Green Pramuka,” jelas Acho.

Acho menyampaikan kasusnya ini muncul respons dari warga yang berbeda-beda. Ada yang takut karena dirinya menjadi tersangka. Tapi ada juga tipe warga yang siap mengawal kasus Acho.

“Karena juga membuktikan apa yang saya tulis di blog itu bukan keresahan saya sendiri. Tapi saya mewakili banyak kepentingan umum disana,” tandasnya.

[did]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge