0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Bupati: Kalau Ada Guru Merokok di Sekolah, Laporkan!

Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati berdialog dengan sejumlah siswa pada Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) (dok.timlo.net/agung widodo)
Sragen — Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati melarang keras guru merokok di lingkungan sekolah. Penegasan itu disampaikan lantaran Pemkab Sragen telah lama memiliki Peraturan Daerah (Perda) dan Peraturan Bupati (Perbup) tentang Kawasan Bebas Rokok.
“Sekarang tidak boleh merokok sembarangan di lingkungan sekolah atau perkantoran. Sehingga kalau ada guru yang merokok di sekolah silakan laporkan,” kata Bupati Yuni.
Dalam acara peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) dan Hari Anak Nasional (HAN) di Dukuh Karas, Desa Puro, Kecamatan Karangmalang, belum lama ini, Yuni sempat berdialog dengan salah siswa SMKN Miri. Dari dialog tersebut terungkap ada guru yang merokok di sekolah.
Dijelaskan, telah lama Sragen memilki Perda No 1 tahun 2011 tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR). Perda tersebut juga telah ditindaklanjuti dengan Peraturan Bupati No 72 tahun 2011. Sehingga, siapa pun tidak diperkenankan merokok di lingkungan seperti sekolah, instansi perkantoran, tempat ibadah dan yang sudah ditetapkan sebagai KTR. Jika melanggar maka hal itu bisa dikenakan sanksi.
Yuni menyampaikan, lantaran memiliki Perda KTR tersebut, Pemkab Sragen menerima penghargaan Pastika Parahita dari Kementerian Kesehatan RI. Namun demikian diakuinya, pelaksanaan Perda dan Perbup KTR tersebut memang belum maksimal.
“Memang impelentasinya belum maksimal sampai sekarang. Tapi ke depan kami Insyaallah serius mengimplementasikan Perda tersebut,” terang Bupati Yuni.
Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge