0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pemkot Optimis Pasar Tanggul Sabet Sertifikat SNI

Kepala Dinas Pengelola Pasar (DPP) Kota Surakarta, Subagyo (dok.timlo.net)

Solo — Dinas Perdagangan optimis Pasar Tanggul bakal mendapatkan sertifikat Standar Nasional Indonesia (SNI) dari Badan Standarisasi Nasional. Pasar yang direnovasi 2015 lalu itu hanya perlu sedikit pembenahan untuk memenuhi standar yang ditetapkan Badan Standarisasi Nasional (BSN) melalui SNI 8152:2015.

“Dari 47 kriteria, hampir semuanya kita penuhi. Cuma kurang satu saja yang belum,” kata Kepala Dinas Perdagangan Solo, Subagyo saat ditemui timlo.net, Minggu (6/8).

SNI 8152:2015 sendiri menetapkan standar yang cukup tinggi untuk ukuran pasar rakyat. Mulai dari persyaratan umum, teknis, hingga pengelolaan. Semuanya harus dipenuhi agar pasar rakyat bisa mendapat sertifikat SNI.

Menurut Subagyo, Pasar Tanggul sudah memenuhi semua persyaratan Pasar Rakyat sesuai SNI 8152:2015. Hanya saja pada bagian kebersihan dan kesehatan yang termasuk persyaratan umum, Pasar Tanggul belum memiliki satu fasilitas wajib yaitu tempat penyimpanan bahan pangan bersuhu rendah. Ia optimis syarat tersebut bisa segera dipenuhi.

“Cuma lemari pendingin saja kan mudah. Tinggal beli saja,” kata dia.

Penilaian sendiri sudah dilaksanakan Rabu (2/8) lalu oleh. Pasar Tanggul bakal menjadi pasar rakyat pertama di Solo bersertifikat SNI bila Pemkot segera membenahi kekurangan tersebut. Pasar di Kelurahan Sewu itu sekaligus akan menjadi pasar ke-11 di Seluruh Indonesia yang memenuhi standar.

“Memang masih sedikit (pasar rakyat standar SNI). Kendalanya paling banyak di biaya. Terutama biaya untuk memenuhi standar yang ditetapkan. Untuk mengurus sertifikatnya sebenarnya tidak mahal,” kata Direktur Standardisasi dan Pengendalian Mutu Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Kementerian Perdagangan, Chandrini Mestika Dewi sebelum meninjau Pasar Tanggul, Rabu (2/8) lalu.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge