0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kompass Serukan Gerakan ASI Eksklusif

Gerakan pemberian ASI Eksklusif (timlo.net/agung widodo)

Sragen – Pemerintah daerah dan seluruh komponen masyarakat diharapkan bisa mendukung gerakan Inisiasi Menyusu Dini (IMD). Peran Pemkab Sragen sendiri untuk mendukung gerakan tersebut adalah dengan segera mewujudkan adanya Peraturan Daerah (Perda) tentang Air Susu Ibu (ASI) Eksklusif.

”Seluruh lapisan masyarakat juga perlu mengawal penyusunan Perda ASI Eksklusif dan IMD di Sragen,” kata Ketua Komunitas Peduli ASI  Sragen (Kompass), Laily Novrida, Minggu (6/8).

Usai melakukan longmarch dalam rangka Pekan ASI Sedunia, Laily mengatakan, ASI eksklusif sangat penting bagi pertumbuhan bayi yang baru lahir. Disini peran petugas dari Dinas Kesehatan dan bidan untuk melakukan edukasi sejak dini.

Dia menyampaikan bayi punya hak mendapatkan ASI Eksklusif, diberikan sejak lahir tanpa tambahan makanan maupun minuman apa pun.

”Kalau misalnya ibu yang tidak tahu, ASI belum lancar dikasih susu formula, itu justru menghambat produksi ASI,” tegasnya.

Menurutnya, aksi longmarch ini sendiri sebagai bentuk kampanye ASI eksklusif bagi tumbuh kembang anak. Kompass mengajak sejumlah ibu anak-anak melakukan longmarch dari Masjid Raya Al Falah menuju Alun-alun Sragen Minggu (6/8) pagi.

Mereka membentangkan poster dan membagi brosur kepada pengunjung car free day (CFD) dengan tujuan perhatian bagi ibu dan bayi untuk memberikan ASI.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge