0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ini Komentar Legislator Terkait Pelepasan Aset Tanah di Kota Solo

Solo – Wacana Pemkot untuk melakukan pelepasan aset di sejumlah titik di Kota Solo mendapat sorotan dari legislatif. Mereka meminta, supaya Pemkot melakukan kajian mendalam dan tidak terburu-buru mengambil kebijakan pelepasan aset tersebut.

“Harus ada kajian mendalam, jangan sampai Pemkot malah rugi,” tandas Ketua Fraksi Persatuan Indonesia Raya (FPIR) Marihot Irawan Purnomo, baru-baru ini.

Rencananya, Pemkot akan melepas aset hak pakai (HP) nomor 11 kelurahan Semanggi, Pasar Kliwon seluas kurang lebih 2.259 m2. Lalu ada pula HP nomor 10 kelurahan Tipes, Serangan dengan luas 1.876 m2. Dan terakhir di kelurahan Pucangsawit, Jebres yakni HP nomor 40 dengan luas 509 m2 dan HP 43 yang luasnya 573 m2.

Sementara, Wakil Ketua Fraksi Demokrat Nurani Rakyat (FDNR) Renny Widyawati menegaskan Pemkot harus memiliki tim penilai yang mengukur berapa aset yang akan dilepas. Selain itu, diharapkan Pemkot harus berfikir bijak mengenai warga yang sama-sama menempati lahan hak pakai (HP), apakah nantinya tidak timbul kecemburuan.

”Kalau Pemkot mengabulkan permohonan pemohon, terkesan tidak adil pada warga lain yang sama-sama menempati lahan HP. Ini akan menimbulkan masalah lain,” ucapnya.

Senada, anggota Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) Muhadi Syahroni mengatakan, jika benar tanah tersebut dilepas ke masyarakat dikhawatirkan akan menimbulkan kekhawatiran.

“Sudah ada pertimbangan matang belum? Jangan-jangan malah nanti masyarakat berlomba menguasai tanah negara atau tanah SHM,” katanya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge