0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ngadiyo, Calon Haji Tertua, Meski Sakit Tetap Semangat

Ngadiyo (91), jamaah calon haji tertua Kabupaten Sragen (timlo.net/agung widodo)

Sragen – Sebanyak 1.113 jamaah calon haji (Calhaj) Kabupaten Sragen mulai diberangkatkan Minggu (6/8) ini. Diantara Calhaj tersebut terdapat seorang jamaah yang tertua Ngadiyo (91), warga Kelurahan Gemolong RT 05, Kecamatan Gemolong. Kendati mengalami sedikit gangguan kesehatan mbah Ngadiyo kekeh berangkat ke Mekah demi menjalankan rukun Islam yang kelima.

“Sebetulnya saya juga sakit di bagian punggung, tapi nggak papa masih bisa diatasi,” ujar Ngadiyo.

Saat ditemui wartawan, Mbah Ngadiyo terlihat sangat antusias dengan persiapan keberangkatan. Dia mengaku telah menabung sejak April 2011 lalu dengan bantuan dari anak-anaknya yang berjumlah delapan orang.

Ngadiyo mengaku, awalnya berencana berangkat bersama dengan istrinya, Sukarti (73). Namun lantaran sedang sakit, terpaksa si istri gagal berangkat tahun ini dan diundur pada 2018 nanti.

Dia sendiri mengaku telah melakukan persiapan latihan ikut manasik haji dan memantapkan niat dan memperbanyak takwa. Apalagi niat tersebut sepenuhnya mendapat dukungan dari para putranya. Terutama dari anak bungsu yang merupakan pensiunan dari Badan Pertanahan Nasional (BPN).

Sebelumnya, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sragen Ahmad Nasirin mengatakan jamaah Calhaj mulai diberangkatkan pada hari Minggu (6/8). Namun sehari sebelum diberangkatkan ke Tanah Suci, akan dilaksanakan kegiatan pengumpulan kopor haji terlebih dahulu pada Sabtu (5/8).

”Berdasarkan jadwal yang ada, pengumpulan Kopor Haji dilaksanakan secara berurutan, sesuai dengan keberangkatan masing-masing Kloter,” terangnya.

 

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge