0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kisah Dicky SMASH Dikeroyok Sampai Babak Belur

Dicky SMASH (merdeka.com)

Timlo.net – Personel boys band SMASH, Dicky SMASH buka suara soal kasus pengeroyokan yang menimpa dirinya. Ia mengisahkan bagaimana kronologi kejadian pemukulan yang menimpa dirinya dan beberapa temannya di Blowfish, Jakarta.

“Awalnya aku pergi sama temen temen aku, posisi kita udah mau pulang, tapi temen temen aku yg lain udah diluar nunggu mobil, aku sama temen aku yang satu ini keluar belakangan. Tiba tiba kita ngelewatin gerombolan cowok yang pada nunggu mobil juga. Dan salah satu cowok itu kayak nyamperin aku megang pundak dan ngomong yang enggak enak sama aku,” ujar Dicky, kemarin.

Terus temen aku ini berusaha untuk ngebela. Dia tiba tiba ada satu cewe yang gak terima. Mereka cekcok dan ribut. Di situ aku udah kayak yang ribut ribut, aku berusaha ngelerai terus ada cowok yang narik aku ke belakang terus dia nonjok aku sampai jatuh. Kejadiannya cepet banget, aku udah jatuh ke bawah mereka masih nendang aku sampai babak belur,” lanjut dia.

Ia menyebut pelaku kurang lebih ada empat orang, yang terdiri dari dua kubu. Ada yang memukuli temannya, dan ada yang memukuli dirinya.

Kala kejadian berlangsung, petugas keamanan tidak bisa memberikan pertolongan maksimal karena lokasi pengeroyokan ada di luar klub. Namun petugas membantu melerai, dan membawa Dicky yang sudah terluka ke dalam gedung untuk mendapatkan perawatan.

Dicky pun menyebut dirinya dan temannya dalam kondisi tidak mabuk kala itu. Dan karena dikeroyok oleh beberapa orang, Dicky sampai lemas dan sampai sedikit tidak sadarkan diri.

“Masih bisa denger dan lihat apa yang mereka lakuin. Tapi nggak ngelawan sama sekali. Kita yang dikeroyok beberapa orang udah nggak berdaya. Karena kejadiannya cepet, aku udah jatuh, terus dibawa security diajak ke atas. Kejadiannya jam 3 pagi. Kita nggak mabuk, mungkin pihak sana yang mabuk. Karena posisi kita undangan, terus kita cuma datang sebentar, pulang dan terjadilah itu,” ungkap dia.

“Ciri-ciri yang aku inget orangnya agak botak dan berewokan. Cuma katanya orangnya udah tau siapa, dan cctv udah diambil. Sekarang lagi diproses di Polsek Mampang. Hari ini juga dipanggil sama korban lain. Nanti kita bakal ke sana bareng,” terusnya.

Sampai sekarang Dicky tidak tahu apa motif pelaku menyerang dirinya. Karena itulah ia merasa sangat dirugikan, karena serangannya sangat tiba-tiba. Dicky sendiri mengaku tak sering ke klub malam itu, ia baru dua kali saja ke sana dan sekarang mendapatkan pengalaman kurang menyenangkan.

Segera setelah pengeroyokan berlangsung, Dicky melaporkan kejadiannya ke polisi. Ia ingin agar pelaku dihukum yang seadil-adilnya.

(kpl/pur/phi)

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge