0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

BLK Karangpandan Seriusi Tawaran Kerjasama Pendidikan

Karanganyar – Kerjasama pelatihan calon tenaga kerja di Balai Latihan Kerja (BLK) Karangpandan menjadi tolak ukur keseriusan pemerintah Kabupaten Karanganyar dalam meningkatkan daya saing warganya di dunia kerja profesional. Paket-paket pendidikan di dalamnya mutlak berkualitas, berjaminan kerja dan bukan wadah mendulang pungutan.

“Orientasi pendidikan di BLK untuk menciptakan tenaga kerja terampil. Kemudian menyalurkan lulusannya ke penyedia kerja atau membuka usaha mandiri. LPK yang ingin bekerjasama dengan kami, harus memahami orientasi itu. Jangan sampai membuka pelatihan kerja sekadar pungutan pendidikan,” kata Kepala UPT BLK Karangpandan, Soenarto, kemarin.

Ia tak memungkiri pembiayaan pelatihan dari Kementrian Ketenagakerjaan dan Pemkab Karanganyar terbatas. Namun itu bukan alasan untuk menerima semua tawaran kerjasama dengan LPK. Di BLK Karangpandan terdapat lima kejuruan dan enam sub kejuruan seperti teknik komputer, teknologi informasi dan komunikasi, teknik las listrik, otomotif, garmen, dan pengelolaan hasil pertanian.

“Dari semula jumlah pelatihan 24 paket pada 2016, sekarang menurun menjadi 14 paket pada 2017. Menurun akibat kebijakan penghematan anggaran. Jenis sama hanya jumlah paket berkurang. Tetapi itu tidak mengurangi kualitas pelatihan,” kata Soenarto.

Selain menjalankan paket reguler, BLK Karangpandan juga menyediakan fasilitasnya untuk paket nonreguler kerjasama LPK swasta.

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge