0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pengembang Keluhkan Sulitnya Izin Perumahan

Ketua REI Soloraya Anthony Abadi Hendro P (timlo.net/setyo pujis)

Solo — Asosiasi pengembang perumahan yang tergabung dalam Real Estate Indonesia (REI) Soloraya keluhkan layanan perijinan yang dilakukan oleh sejumlah daerah. Pasalnya, akibat dari sulitnya ijin perumahan tersebut banyak pengembang yang belum bisa bangun perumahan untuk masyarakat berpenghasilan rendah.

“Dari ketujuh daerah di Soloraya, yang paling sulit menerbitkan izin perumahan adalah Kabupaten Karanganyar, Wonogiri dan Klaten,” ujar Ketua Real Estate Indonesia (REI) Komisariat Soloraya Anthony Abadi Hendro P kepada wartawan, Sabtu (5/8).

Ia mengaku memiliki lahan di daerah Jeruk Sawit, Karanganyar yang rencananya untuk membangun 540 unit perumahan. Namun karena sampai dengan saat ini izin dari pemerintah daerah setempat belum diterbitkan, akhirnya terpaksa belum bisa melakukan pembangunan.

“Dan yang paling parah itu Wonogiri, karena belum terbitnya izin tersebut ada ribuan unit perumahan terancam gagal bangun,” jelasnya.

Akibat sulitnya perijinan dan ditambah daya beli masyarakat yang turun, Anthony mengaku hingga semester pertama kemarin baru dapat menjual sekitar 700 unit perumahan. Padahal hingga akhir tahun nanti, pihaknya menargetkan 4000 unit perumahan.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge