0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Dosen Unmer Madiun Raih Dokor ke-290 UNS

Sarjiyati ujian doktor di UNS (dok.timlo.net/tyo eka)

Solo — Dosen Universitas Merdeka (Unmer) Madiun Sarjiyati SH MH meraih gelar Doktor ke-290 Universitas Sebelas Maret (UNS) dengan predikat Sangat Memuaskan. Ia tercatat lulusan doktor ke 56 Fakultas Hukum UNS.  Sarjiyati mempertahankan disertasi berjudul Membangun Model Otonomi Daerah Dalam Politik Hukum Pemerintahan Daerah Untuk Mewujudkan Kesejahteraan.

“Berdasarkan hasil penelitian saya, dapat disimpulkan bahwa model otonomi daerah dalam politik hukum pemerintahan daerah belum mampu mewujudkan kesejahteraan,” ungkap Sarjiyati di depan Dewan Penguji yang dipimpin Prof Dr M Furqon Hidayatullah MPd, di ruang Senat UNS, Solo, Jumat (4/8).

Hal itu, lanjut Sarjiyati, dikarenakan, antara lain, Asas penyelenggaraan pemerintahan daerah sejak jaman Indonesia merdeka sampai pada masa Orde Baru asas desentralisasi diterapkan bersama-sama dengan asas dekonsentrasi (Fussed Model) untuk setiap tingkatan daerah otonom.

Perkembangan selanjutnya pada masa Reformasi Fussed Model hanya diberlakukan untuk propinsi, sedangkan untuk kabupaten/kota diberi otonomi penuh yakni hanya diterapkan asas desentralisasi saja (split model).

Selain itu, kata Sarjiyati, ada beberapa tingkatan daerah otonom, pada masa setelah kemerdekaan dan masa Orde lama ada Daerah Tingkat I (provinsi), Daerah Tingkat II (kabupaten/kota besar) dan Daerah Tingkat III (desa/kota kecil). Pada masa Orde Baru ada Daerah Tingkat I (propinsi) dan Daerah Tingkat II (kabupaten/kotamadya). Sedang pada masa Reformasi ada dua jenis daerah otonomi yakni daerah propinsi dan daerah kabupaten/kota.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge