0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Walikota: Ingat! Sertifikat Tanah Jangan Disekolahkan

Walikota Solo FX Hadi Rudyatmo menyerahkan sertifikat tanah kepada warga Gilingan (dok.timlo.net/heru murdhani)

Solo — Sebanyak 50 sertifikat tanah di Kampung Rejosari, Kelurahan Gilingan, Kecamatan Banjarsari, dibagikan secara cuma-cuma oleh Walikota Solo FX Hadi Rudyatmo kepada warga setempat. Pembagian sertifikat ini adalah sebagai salah satu upaya untuk mensertifikat seluruh tanah yang ada di Kota Solo.

“Namun perlu diingat bapak-ibu semuanya, kalau sudah disertifikatkan, jangan disekolahkan, apalagi dijual. Nanti saya akan cek siapa-siapa yang menjual tanah atau menyekolahkan sertifikatnya,” seloroh Rudy –sapaan akrab Walikota Solo, yang disertai tepuk tangan warga yang hadir.

Rudy menerangkan ada 105 pemohon sertifikat tanah di Kampung Rejosari, namun baru 50 sertifikat yang sudah jadi. Sedangkan lainnya 42 sedang dalam proses, dan 13 sertifikat sedang dalam tahap pengumuman.

Lokasi tanah yang disertifikat berada di bantaran sungai anyar (Kali Anyar). Meski begitu, dirinya berpesan kepada warga untuk tidak kembali membangun bangunan liar di batas terdekat sungai.

“Dibelakang ini kan ada jalannya, nah jalan ini jadi batasnya. Jadi tidak boleh membangun melebihi batas ini karena itu diperuntukkan untuk pelebaran sungai. Jalan yang dibuat ini juga cukup besar sehingga bisa untuk masuk pemadam kebakaran,” kata Walikota.

Sementara salah seorang warga yang mendapatkan sertifikat, Kisno mengaku senang dengan pembagian tersebut. Dia mengatakan telah tinggal selama 17 tahun di lokasi itu dan baru kali ini mendapatkan sertifikat.

“Saya senang, dan merasa diperhatikan oleh pemerintah. Sertifikat ini tidak akan saya gadaikan dan tidak saya jual, biar bisa turun ke anak dan cucu,” katanya.

 

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge