0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Dengar Bisikan Gaib, Pria Pengangguran Curi Kotak Amal Masjid

Pelaku pencurian kotak amal masjid menunjukkan sejumlah uang yang hendak digondol (dok.timlo.net/achmad khalik)

Solo — Berdalih mendapat bisikan gaib, Aldian Rizky (20) nekat menggondol kotak amal di Madjid Al Ikhlas, Kelurahan Jajar RT04/ RW03 Kecamatan Laweyan, Solo, Jumat (4/8) dinihari tadi. Pria pengangguran ini nekat menggotong kotak amal yang terbuat dari kayu seberat 20 kilogram lebih.

“Pelaku ini menggondol uang di dalam kotak amal Masjid Al Ikhlas, Jajar, Laweyan, Solo,” terang Wakasat Reskrim Polresta Solo, AKP Sutoyo, Jumat (4/8) siang.

Peristiwa ini bermula saat pelaku, warga Perum Brotoseno Blok B, Bolon, Colomadu, Karanganyar tersebut tidur di dalam masjid pada Kamis (3/8) pukul 23.00 WIB. Tiba-tia dia bermimpi disuruh untuk mengangkat kotak amal masjid. Lalu, dia terbangun sekitar pukul 00.30 dinihari. Hingga akhirnya, pelaku nekat menggotong kota amal berisi uang yang ditaruh di dalam masjid.

“Dari keterangan pelaku, dia ngakunya lapar dan mendapat bisikan gaib suruh ngangkut kotak amal kalau lapar. Lalu, dia mengangkutnya,” terang Wakasatreskrim.

Pelaku membawa kotak amal berisi uang tersebut ke sebuah kebun kosong tak jauh dari lokasi masjid. Dianggap sudah aman, pelaku langsung memukul kaca kotak amal menggunakan batu hingga rusak dan mengambil uang senilai Rp 3.775.000. Namun, saat hendak membawa segepok uang dengan nominal bervariasi tersebut, muncullah polisi yang sedang berpatroli. Hingga akhirnya, pelaku berhasil ditangkap lantaran gerak geriknya yang mencurigakan.

“Pelaku diringkus anggota kami yang sedang patroli setelah melihat gerak geriknya yang mencurigakan,” jelasnya.

Sementara, dari pengakuan pelaku dirinya telah dua kali melakukan aksi kejahatan dengan modus yang sama tersebut. Untuk aksi yang sama, dirinya berhasil lolos. Namun untuk aksi keduanya ini, dia terpaksa harus merasakan dinginnya jeruji besi.

“Saya kapok mas, sungguh saya kapok,” kata pelaku.

Dari hasil penangkapan tersebut, polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti diantaranya, kotak amal yang rusak, uang tunai senilai Rp 3.775.000, tas cangklong dan sarung.

Akibat perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 363 tentang Pencurian dengan Pemberatan dan diancam hukuman tujuh tahun penjara.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge