0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

SMKN 4 Solo, Dulunya SKKA dan SMKK

Kepala SMKN 4 Solo Suyono menyerahkan tumpeng kepada salah satu alumni Yulianingsih (dok.timlo.net/tyo eka)

Solo — Puncak acara hari ulang tahun (HUT) ke 53 Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 4 Solo ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Kepala Sekolah Suyono, di aula sekolah setempat, Jumat (4/8). Potongan tumpeng diserahkan kepada salah satu alumni angkatan 1980 Bakti Hendro Yulianingsih.

“SMKN 4 Solo lahir tanggal 1 Agustus 1964 dengan nama awal Sekolah Kesejahteraan Keluarga Atas (SKKA). Semula juga berada di Jl Lombok, kawasan Banjarsari Solo,” ungkap Suyono kepada Timlo.net, di sela-sela acara.

Suyono mengungkapkan, berdasarkan sejarahnya, pada tahun 1971, SKKA pindah ke gedung baru di jalan Adi Sucipto No. 40 Solo hingga sekarang. Seiring itu, perubahan nama juga tidak hanya sekali. Tanggal 9 Desember 1976, berdasarkan Surat Mendikbud RI Nomor 0290/0/76, SKKA berubah nama menjadi Sekolah Menengah Kesejahteraan Keluarga (SMKK).

“Seiring pergantian nama itu, juga terjadi perubahan nama jurusan, Semula jurusan Tata Laksana Makanan menjadi Tata Laksana Boga, jurusan Tata Laksana Pakaian  menjadi Tata Laksana Busana, dan jurusan Membimbing dan Merawat Anak menjadi Tata Laksana Rumah Tangga,” ungkapnya.

Dijelaskan, tahun 1983 berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tertanggal 22 Oktober 1983 Nomor 0461/U/1983 tentang Perbaikan Kurikulum Pendidikan Dasar dan Menengah di lingkungan Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, sehingga lahir kurikulum 1984, diikuti perubahan pada nama jurusan yaitu dari nama Tata Laksana Boga, Tata Laksana Busana dan Tata Laksana Rumah Tangga menjadi Rumpun Boga dan Rumpun Busana.

“Mulai tahun ajaran 1992/1993 dibuka Rumpun Kecantikan Program Studi Tata Kecantikan,” ungkapnya.

Tahun 1988/1999 dibuka Program Keahlian Akomodasi Perhotelan. Berkat kerjasama antara BKK dan PJTKI banyak disalurkan lulusan SMKN 4 Solo ke berbagai dunia usaha dan industry baik di dalam maupun di luarnegeri.  “Sekarang berdasarkan spectrum 2013, SMKN 4 Surakarta mengelola empat program studi keahlian,” jelasnya.

Suyono mengatakan, sesuai perkembangan jaman terutama  perkembangan perekonomian, peminat berbagai program keahlian di SMK meningkat dari tahun ketahun. “Misalnya, keahlian Tata Boga dan keahlian Tata Busana serta keahlian Pariwisata belakangan ini sangat meningkat,” ujarnya.

Diakui, perkembangan SMKN 4 Solo tidak lepas dari peran serta para alumni yang kini tersebar di beberapa sektor dunia usaha. Para alumni juga banyak membantu menyerap lulusan dari sekolah ini. “Sehingga peran alumni sangatlah besar bagi kami SMKN 4 Solo,” ungkapnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge