0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Satlantas Amankan Tujuh Bentor, Ini Sebabnya

Kasat Lantas Polres Sragen, AKP Dwi Erna Rustanti memimpin penertiban bentor di Pasar Gondang (timlo.net/agung widodo)

Sragen — Satlantas Polres Sragen mengamankan tujuh sepeda motor yang dimodifikasi menjadi becak  (bentor) yang biasa beroperasi di sekitar Pasar Gondang, Kecamatan Gondang. Razia ini digelar untuk menindaklanjuti instruksi dari Dirlantas Polda Jawa Tengah untuk menindak keberadaan bentor.

“Memang ada perintah dari Polda Jateng untuk menertibkan bentor, jadi tidak hanya di Sragen,” kata KBO Satlantas, Iptu Mashadi mewakili Kasat Lantas Polres Sragen, AKP Dwi Erna Rustanti, Kamis (3/8).

Saat ditemui Timlo.net, Mashadi menyampaikan, tujuh bentor yang diamankan tersebut tidak menggunakan mesin diesel yang biasa untuk pompa air. Tapi merupakan sepeda motor yang dipadu dengan becak.

“Jadi ini memang benar-benar sepeda motor. Ini digunakan untuk ngangkut orang belanja, kayu dan bahan bangunan. Tentunya ini bahaya dan mengganggu keselamatan,” terangnya.

Lebih lanjut Mashadi mengatakan, keberadaan bentor ini melanggar Pasal 279 UU No 22 tahun 2009 tentang Lalu-lintas dan Angkutan Jalan, dimana setiap kendaraan bermotor dilarang dipasangi perlengkapan yang dapat menggangu kenyamanan dan keselamatan lalu lintas. Pelanggar bisa dikenakan kurungan dua bulan atau denda maksimal Rp 500.000.

Ketujuh bentor tersebut akhirnya disita dan dibawa ke Polres Sragen. Pemilik baru diperbolehkan mengambil setelah bentuknya dikembalikan lagi ke becak kayuh, sebagaimana intruksi dari Polda Jateng.

“Sebagian bentor itu ada STNK-nya tapi ada yang hidup ada juga yang sudah mati,” ujar Iptu Mashadi.

 

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge