0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Geliat Pre-Event SIPA Menyapa

Pre Event SIPA di Atrium Solo Grandmall (foto:Heru Murdhani)

´╗┐Solo – Panggung pagelaran Solo International Performing Art (SIPA) kembali menyapa publik Kota Bengawan, pada 7-8 September 2017. Sebagai pengingat kepada khalayak sekaligus untuk menjaring anak muda untuk lebih bisa mengapresiasi seni, SIPA menggelar Pre Event pertama di Atrium Solo Grandmall, Kamis (3/8) malam.

Sebanyak tiga penyaji dari perkumpulan mahasiswa dari tiga daerah menampilkan kebolehannya dalam seni pertunjukan. Keluarga Pelajar Mahasiswa Kalimantan Barat, tampil dengan dua pertunjukan tari.

Disambung dengan Mathematics Percussion Universitas Muhammadiah Surakarta (UMS) menyajikan satu buah komposisi lagu daerah yang di medley dengan lagu populer khas anak muda.

Salah satu sajian yang menarik dibawakan oleh kelompok Sangga Sri Gemala Laksana dari Provinsi Kepulauan Riau. Mengusung budaya Melayu yang dipengaruhi unsur Islami, tari Zapin didaulat sebagai tari pertama dari tiga komposisi gerak yang mereka bawakan.

“Yang kedua adalah Tari Tudung Lingkup. Tari ini adalah mengajarkan kepada anak-anak muda untuk senantiasa menutup rubuh mereka dengan tudung, atau kalau sekarang mungkin bisa dikatakan Hijab atau kerudung, untuk menjaga tubuh kita,” ungkap salah seorang penari dari Sangga Sri Gemala Laksana, Masyita Noviayanti.

Tari ketiga yang dibawakan adalah Tari Lenggang. Tari ini bernuansa kerakyatan, dimana semua orang bisa turut menari dan bergoyang bersama. Tari ini acap kali dibawakan di pesta-pesta rakyat atau pernikahan.

foto: Heru Murdhani

Humas SIPA, Rio Saputra, usai pertunjukan mengatakan bahwa saat ini sudah ada beberapa negara yang terdaftar sebagai performer dalam gelaran yang tahun ini menginjak tahun ke-9 tersebut. Mengambil maskot salah satu penari Solo, Eko Supriyanto alias Eko Pece, diharapkan pertunjukan ini bisa mendapatkan apresiasi positif dari warga masyarakat.

“Beberapa negara yang sudah terkonfirmasi untuk bisa bergabung dengan SIPA tahun ini, ada dari Jerman, India, Australia, Korea, Chile, dan Indonesia,” kata dia.

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge