0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

KPU: Cukup Enggak Cukup Harus Cukup

Ilustrasi (dok.merdeka.com)

Karanganyar — KPU Karanganyar menilai hibah dana pemilu tahap I dari Pemkab Karanganyar cupet. Sedangkan dana tahap II belum pasti kapan akan dicairkan.

“Melihat kebiasaan pencairan APBD mulai Maret atau April, tentunya dana hibah tahap II juga sama. Padahal pembiayaan terus berjalan. Setelah Desember sambung Januari dan seterusnya,” kata Komisioner KPU Karanganyar Divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat, Budi Sukramto kepada Timlo.net, kemarin.

Besaran dana hibah tahap I Rp 2,344 Miliar. Secara normatif, itu membiayai kebutuhan KPU hingga Desember 2017 dalam mempersiapkan Pilkada 2018. Melihat mekanisme anggaran Pemkab, ia menduga dana hibah tahap I harus dicukupkan sampai bulan-bulan awal di 2018.

“Setahu saya, pencairan anggaran tahunan biasanya diawali pada Maret atau April. Apa bisa langsung Januari cair? Kita belum tahu bagaimana nanti pembiayaan KPU di awal 2018. Cukup enggak cukup memang harus cukup,” katanya.

KPU Karanganyar dijanjikan memperoleh dana hibah Rp 17 Miliar bersumber APBD kabupaten. Jumlah ini lebih sedikit dari usulan Rp 20 miliar. Mengenai hal itu, ia memahami kemampuan Pemkab terbatas. Sedangkan kemungkinan kekurangannya ditopang APBD provinsi akan dicermati.

“Pemprov Jateng memiliki dana Rp 900 Miliar untuk Pilgub. Namun belum di-break down ke kabupaten/kota di Jawa Tengah. Pastinya, honor badan penyelenggara pemilu dibiayai itu. Sedangkan untuk pembentukan PPK dan PPS dibiayai APBD kabupaten. Dengan penyelenggaraan Pilgub dan Pilbup serentak, anggarannya bisa lebih hemat,” katanya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge