0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pasangan Ini Jual Bayi Mereka Online Seharga Rp 118 Juta

Memijat bayi. (Dok: Timlo.net/ parents.com)

Timlo.net—Pasangan di Cina ini berhasil memperoleh uang 60 ribu yuan (Rp 118,8 juta) tanpa perlu beranjak dari rumah. Sayangnya cara memperoleh uang adalah tindakan yang ilegal yaitu menjual bayi mereka yang baru lahir di internet.

Pasangan asal Yangzhou, Cina itu menjual bayi mereka lewat layanan chat populer di negara itu, QQ. Pasangan itu memiliki kesepakatan dengan tiga keluarga. Masing-masing membayar uang senilai 40 ribu yuan (Rp 79 juta) untuk apa yang mereka sebut biaya nutrisi.

Tapi bayi itu akhirnya dijual pada pasangan di Shanghai yang bersedia membayar senilai 60 ribu yuan (Rp 118,8 juta). Menyadari jika mereka telah ditipu, dua keluarga lain yang berasal dari Kota Changzhou dan Yancheng melapor ke polisi. Pihak berwenang pun segera melakukan penyelidikan.

Sang ibu yang bernama Mo Jicheng menjelaskan jika dia terpaksa menjual bayinya karena kesulitan uang. Dia berjanji menyerahkan bayinya untuk siapapun yang membayar biaya nutrisi. Tapi ternyata dia dan suaminya mengambil uang pembayaran tidak hanya dari satu keluarga.

Menurut hukum di Cina, menjual bayi untuk memperoleh uang adalah tindakan ilegal dan bisa dianggap sebagai perdagangan anak. Menurut Shanghaiist, Rabu (2/8), platform online seperti QQ menjadi sebuah pusat bisnis yang menggiurkan untuk industri seperti ini.

Transaksi yang dilakukan secara pribadi dianggap lebih nyaman dari pengajuan adopsi. Hal ini karena aturan adopsi di negara itu ketat dan prosedurnya rumit. Penyelidikan untuk pasangan itu sendiri masih berlangsung.

Editor : Ranu Ario

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge