0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Samakan PDIP dengan PKI, Arief Poyuono Ditegur Prabowo

(merdeka.com)

Timlo.net – Ketua Umum Prabowo Subianto akan menegur Arief Poyuono karena ucapan yang mengaitkan PDIP dengan PKI. DPP partai pun akan segera memanggil Arief dan dimintai tanggungjawab.

“Pasti akan ditegur dan akan diundang DPP serta bakal menjalani sidang etik di partai,” kata Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon di Jakarta, Selasa (1/8).

Fadli menyebut tudingan Arief murni sikap pribadi bukan atas nama Partai Gerindra. Prabowo, kata Fadli, meminta dirinya untuk membantu mengklarifikasi tudingan Arief kepada PKI agar tidak menimbulkan kesalahpahaman.

“Saya juga sudah berkomunikasi dengan Prabowo dan beliau juga menyampaikan hal yang sama bahwa apa yang dinyatakan terkait PDIP itu sikap pribadi dan sama sekali bukan sikap partai,” tegasnya.

Menurutnya, Partai Gerindra sangat menghormati PDIP sebagai mitra bukan musuh dalam berdemokrasi. Masalah persaingan di Pemilu, lanjut Fadli, tak lantas mengharuskan Gerindra melempar tudingan seperti itu kepada PDIP.

“Kita sangat menghormarti setiap parpol berjuang untuk kepentingan rakyat, yang jumlahnya sangat besar dan banyak sehingga kita tak melihat parpol lain sebagai musuh tetapi mitra dalam demokrasi. Kalau ada kompetisi ya wajar lah dalam pemilu misalnya,” jelas dia.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arief Poyuono berkirim surat kepada Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri. Surat tertanggal 1 Agustus 2017 itu berisi permintaan maaf sekaligus mengklarifikasi pernyataannya.

Dia mengaku tidak bermaksud menyamakan PDIP dengan PKI. Dalam suratnya Arief menyebut PDIP sebagai partai yang menjunjung tinggi nilai Pancasila serta memperjuangkan rakyat Indonesia.

“Karena itu, untuk meluruskan kesalahpahaman, saya Arief Poyuono meminta maaf yang sebesar-besarnya kepada Ibu Megawati Soekarnoputri dan seluruh jajaran kader PDIP,” tulis Arief dalam surat tersebut.

Surat itu ditandatanganinya dan diberi materai 6.000. Dia mengaku surat itu ditulis sendiri olehnya, bukan karena adanya teguran dari petinggi Gerindra.

“Iya saya buat saja sendiri,” ujar Arief.

[eko]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge