0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Walikota Solo Usul TSTJ Dibagi Dua Zona

Kandang gajah TSTJ (dok.timlo.net/heru murdhani)

Solo — Walikota Solo FX Hadi Rudyatmo mengusulkan pembagian wilayah di Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ). Pembagian ini dilakukan guna melindungi area konservasi binatang dan pemanfaatan lahan TSTJ bagi perniagaan.

“Ya ada baiknya dibagi menjadi dua. Kawasan kebun binatang dan kawasan area komersil,” kata Walikota Hadi Rudyatmo, Rabu (2/8).

Dikatakan, TSTJ sebagai wahana konservasi bagi satwa adalah hal yang mutlak, karenanya jika hal tersebut terganggu dengan adanya lokasi perniagaan tentu tidak biaa dibenarkan. Karenanya zonasi ini dianggap penting untuk kepentingan dua pihak.

“Sudah saya sampaikan kepada Pak Bimo (Dirut TSTJ Bimo Wahyu Widodo —Red), bahwa wahana yang dikerjasamakan ini, ada baiknya hewannya dipindah dulu, semua disatukan ke belakang semua. Yakni gajah dan bermacam burung. Manfaatnya adalah supaya tidak terganggu pengunjung banyak, dan pengunjung juga tidak terganggu dengan bau kotoran hewan, karena kan yang dikerjasamakan ada restauran juga.” terangnya.

Sementara Dirut TSTJ Bimo Wahyu Widodo mengatakan, pemindahan satwa akan segera dilakukan setelah kandang yang akan digunakan untuk memindah jadi. Dikatakan, dirinya memprioritaskan konservasi hewan sebagai tujuan utama dari TSTJ.

“Kita sudah konsultasikan dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Balai Konservasi dan Sumberdaya Alam (BKSDA) dan Kementerian Lingkungan Hidup, dan melalui proses kajian, sehingga setelah dipindahkan, satwa tidak akan terganggu dengan kebisingan yang ada di kawasan komersial,” katanya.

 

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge