0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ini Beberapa Syarat Lakukan Redenominasi Rupiah

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Solo, Bandoe Widiarto (dok.timlo.net/setyo pujis)

Solo — Wacana mengenai penyederhanaan mata uang rupiah atau redenominasi kembali mencuat ke publik akhir-akhir ini. Menyikapi persoalan tersebut, Bank Indonesia menginginkan agar pemerintah bisa segera mengambil keputusan.

“Terkait dengan naskah untuk kajian ilmiahnya sebenarnya tim kita sudah menyerahkannya kepada pemerintah. Sehingga sekarang ini tinggal menunggu pemerintah kapan mau diajukan sebagai RUU,” ujar Kepala Kantor Perwakilan BI Solo, Bandoe Widiarto kepada wartawan, Rabu (2/7).

Menurut Bandoe, dengan melakukan penyederhanaan mata uang rupiah akan banyak manfaat yang bisa diperoleh. Diantaranya adalah menyangkut soal efisiensi, kualitas mata uang dan juga dianggap lebih kompetitif dengan mata uang negara lain.

“Ya tentu lebih efisien, karena Rp 1000 akan menjadi Rp 1. Jadi kalau satu Dollar AS akan sama nilainya dengan Rp 13 saja,” jelasnya.

Sementara untuk dapat melakukan redenominasi itu, lanjut dia, dibutuhkan beberapa syarat. Seperti cadangan fiskal, kondisi politik, pertumbuhan ekonomi dan angka inflasi.  Dan kondisi sekarang ini menurutnya sangat mendukung untuk dilakukan kebijakan penyederhanaan tersebut.

“Karena saat ini kepercayaan masyarakat kepada pemerintah sedang tinggi-tingginya. Perkembangan ekonomi tumbuh lima persen, inflasi terkendali dan cadangan devisa juga cukup besar,” tandasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge