0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Sosialisasi Parkir Elektronik Kurang, Jukir Khawatir

Jukir Jl Gatot Subroto melayani pengguna jasa parkir dengan karcis (timlo.net/heru gembul)

Solo — Juru Parkir (Jukir) di ruas Jl Gatot Subroto mabih binggung dengan mekanisme layanan Parkir Elektronik. Padahal layanan berbasis perbankkan teraebut rencananya akan diresmikan pada Jumat (4/8) mendatang.

Salah seorang Jukir Agus mengatakan bahwa dirinya memang sudah mendapatkan sosialisasi dari Dinas Perhubungan (Dishub) tentang penggunaan mesin parkir elektronik. Namun dirinya belum mendapatkan keterangan secara detil tentang teknis pelaksanaannya.

“Misalnya kalau karcisnya hilang, bagaimana ngurus tarif progresifnya? Bahkan saya juga belum pernah praktek membayar menggunakan e-money bagaimana caranya,” terang Jukir yang beroperasi di depan pusat penjualan Handphone tersebut, Selasa (1/8).

Agus juga mengatakan bahwa Baru ada dua unit mesin yang dibisa menggunakan e-money. Dua unit mesin tersebut hanya mampu melayani beberapa luasan lahan parkir saja.

“Padahal kan katanya ada tujuh unit, kalau baru dua unit, nanti yang lain kan tidak progresif tarifnya, padahal punya saya progresif, nanti jadi tidak laku,” kata dia mengungkapkan kekhawatirannya.

Dirinya berharap pihak Dishub segera melakukan sosialisasi terhadap Jukir maupun konsumen. Dirinya khawatir jika sosialisasi belum juga dilakukan, akan terjadi kesalahpahaman antara masyarakat pengguna jasa parkir dan jukir.

Sementara, Kabid Perparkiran Muhammad Usman mengakui sosialisasi memang belum sempurna. Namun dirinya berjanji akan menempatkan petugas untuk membantu jukir selama masa percobaan.

“Nanti sekitar dua minggu kita dampingi, sembari kita sosialisasikan bagi masyarakat pengguna jasa parkir.” kata Usman.

Selain hal itu, Usman menambahkan Dishub juga akan memasang Closed Circuit Television (CCTV) untuk mengawasi jam kedatangan dan kepergian pengguna jasa parkir.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge