0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Yuni: Warga yang Tolak Imunisasi MR Harus Bikin Surat Pernyataan

Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati (dok.timlo.net/agung widodo)

Sragen – Pemkab Sragen berniat serius melaksanakan imunisasi Measles Rubella (MR). Bahkan bagi warga yang menolak untuk imunisasi, wajib membuat surat pernyataan, kalau sampai sakit MR maka menjadi tanggungjawab pribadi.

”Orang tua yang tidak mau anaknya diimunisasi MR harus mengisi surat pernyataan bermaterai. Sebab imunisasi MR adalah gerakan nasional untuk menciptakan genarasi sehat dan kuat, sehingga harus didukung masyarakat,” kata Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati, Selasa (1/8).

Dalam acara Sosialisasi Imunisasi MR di SD Negeri 1 Karangpelem, Kecamatan Kedawung, Yuni menegaskan, dengan surat pernyataan tersebut juga mengandung konsekwensi, kalau MR menular ke warga di sekitarnya juga harus bertanggung jawab. Dengan demikian sanksi sosial diterapkan dari masyarakat sekitar bagi kelompok antivaksin.

Yuni yang juga seorang dokter ini menjelaskan, MR dinilai memiliki dampak kesehatan sangat besar. Bahkan orang tua yang mengandung pun jika terkena MR, terancam melahirkan anak yang cacat permanen.

Pemkab Sragen berupaya agar semua pihak menyadari pentingnya imunisasi MR ini. Selain dilakukan oleh Dinas Kesehatan, sosialisasi juga menggandeng Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB).

”Kami harapkan di tiap kotbhah Jumat, khotib menyampaikan ke jamaah pentingnya imunisasi ini,” ujarnya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge