0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Lupa Matikan Kompor, Lima Rumah Ludes Terbakar

Puing-puing bekas kebakaran lima rumah di Desa Karungan RT 6, Kecamatan Plupuh, Sragen (timlo.net/agung widodo)

Sragen — Gara-gara lupa mematikan kompor, sebanyak lima rumah ludes terbakar di Desa Karungan RT 6, Kecamatan Plupuh, Sragen. Tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut, namun kerugian material diperkirakan sebesar Rp 225 juta.

“Ada lima rumah milik dari tiga keluarga yang terbakar. Sejumlah perhiasan, tiga unit televisi, dua kulkas dan 70 karung gabah tak bisa diselamatkan,” kata Kapolsek Plupuh AKP Sunarso mewakili Kapolres Sragen AKBP Arif Budiman, Selasa (1/8).

Kejadian itu diketahui sekitar pukul 14.15 WIB oleh salah satu warga setempat, Samidi (50), ketika dia sedang berada di jalan belakang salah satu korban, melihat ada api yang membakar dapur milik Dirjo Utomo (65). Melihat itu Samidi berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya dan minta pertolongan warga lainnya.

Namun karena angin cukup besar sehingga api sulit dipadamkan dan dengan cepat merambat membesar sehingga membakar empat rumah lainnya. Baru sekitar 30 menit kemudian dua unit mobil pemadam kebakaran tiba dilokasi dan memadamkan api.

Lima rumah yang terbakar tersebut masing-masing milik Dirjo Sutomo, tiga unit limasan ukuran 8×12 meter persegi, sertifikat sebanyak 10 buah, televisi, perhiasan dan 50 karung gabah. Kerugian sekitar Rp150 juta.

Satu unit rumah limasan dari kayu jati ukuran 8×12 meter persegi milik Sugiyono (45), yang berisi lima ijazah, tiga gelang emas, dua unit televisi, kulkas dan 20 karung gabah. Kerugian sekitar Rp 50 Juta. Kemudian rumah limasan milik Suryono (37) dengan kerugian sekitar Rp 25 Juta.

“Setelah dilakukan olah TKP oleh tim Identifikasi Polres Sragen, penyebab kebakaran diduga berasal dari kompor gas yang sedang memanasi sayur nangka di rumah milik Dirjo Sutomo,” terang AKP Sunarso.

Sementara itu Kepala Desa Karungan, Joko Sunarso saat dihubungi Timlo.net Selasa malam menyampaikan, berdasarkan hasil pengumpulan data dan keterangan para korban, total kerugian sekitar Rp 225 Juta.

“Saat ini para korban kebakaran sementara tinggal di rumah sanak saudaranya yang kebetulan tidak jauh dari lokasi,” papar Joko Sunarso.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge