0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

PAD Pariwisata Idealnya Rp 3 Miliar

Kebun Teh Kemuning (Dok.Timlo.net/ Endarini)

Karanganyar — Komisi B DPRD Karanganyar menghitung pendapatan asli daerah (PAD) ideal Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Rp 3 Miliar atau tiga kali lipat lebih besar dibanding saat ini Rp 1 Miliar per tahun. Komisi B menilai, masih banyak potensi pendapatan belum tergarap.

“Idealnya Rp 3 Miliar. Sedangkan saat ini Rp 1 Miliar. Itu pun tidak hanya sumber retribusi masuk tempat wisata, namun juga pendapatan lain yang sah,” kata Ketua Komisi B Kabupaten Karanganyar, Toni Hatmoko, kemarin.

Pola pengelolaan dan bagi hasil dinilai paling menguntungkan. Seperti wisata alam Jumog dan Parangijo, dimana pemerintah desa mengambil 60 persen penjualan tiket sedangkan 40 persen masuk ke kas daerah. Dengan bermunculan obyek wisata alam anyar, hal itu bisa diterapkan. Namun Pemkab perlu berkontribusi lebih banyak untuk menata infrastruktur pendukung.

Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Titis Sri Jawoto tengah menyusun desain pengembangan wisata kawasan Candi Cetho. Pada prinsipnya, seluruh kawasan potensial wisata bisa akan dimanfaatkan menyumbang PAD. Termasuk kawasan kebun teh di Kemuning, Ngargoyoso.

“Di kawasan itu tidak hanya terdapat Candi Cetho saja. Melainkan juga ada kebun teh. Pembahasannya akan dipertajam untuk regulasi dan respons masyarakat,” katanya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge