0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

PAD Wisata Minim, Retribusi Masuk Candi Cetho Diusulkan Digeser ke Kemuning

Candi Cetho, salah satu obyek wisata di Karanganyar (dok.timlo.net/nanang rahadian)

Karanganyar — Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Karanganyar diminta mengevaluasi obyek potensial penyumbang pendapatan asli daerah (PAD). Satu diantaranya menggeser loket penarikan retribusi Candi Cetho, Desa Gumeng, Jenawi ke Kemuning, Ngargoyoso.

“Bagaimana kalau pos penarikan retribusi Candi Cetho dipindah lebih bawah. Misalnya di Kemuning, Ngargoyoso. Di sana, jumlah pengunjung jauh lebih banyak. Karcisnya tetap bisa untuk masuk Candi Cetho,” kata Ketua Komisi B DPRD Karanganyar, Toni Hatmoko, kemarin.

Ia mengatakan, penataan wisata di Kemuning mampu menyedot pengunjung dengan jumlah terus meningkat. Infrastruktur jalan raya yang membaik menjadi salah satu pendorong geliat positifnya. Ia meyakini kondisi tersebut potensial berkontribusi ke PAD.

Sejauh ini, PAD dari Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga ke kas daerah dari bernagai sumber sah dinilai minim, yakni Rp 1 miliar per tahun. Itu sudah termasuk retribusi masuk museum manusia purba Dayu, Grojogan Sewu, Parangijo dan Jumog serta lainnya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge